Kompas.com - 01/01/2019, 12:16 WIB
 Relawan sedang mencari korban bencana longsor di Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1/2019). KOMPAS.com/BUDIYANTO Relawan sedang mencari korban bencana longsor di Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1/2019).

SUKABUMI, KOMPAS.com - Tim evakuasi gabungan kembali melakukan upaya pencarian korban bencana longsor di Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (1/1/2019) pagi.

Bencana tanah longsor ini terjadi di Kampung Garehong, Kadusunan Cimapag, Desa Sirnaresmi, Senin (31/12/2018) sekitar pukul 18:00 WIB.

Data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan di lokasi bencana tercatat sebanyak 30 unit rumah yang dihuni 32 kepala keluarga (KK) dengan jumlah 107 jiwa.

Bencana longsor terjadi saat hujan deras sejak Senin siang itu berdampak 28 unit rumah hancur, 5 orang ditemukan meninggal dunia, 3 orang luka berat di evakuasi ke rumah sakit.

Sebanyak 41 orang dinyatakan hilang atau belum ditemukan dan 66 orang berhasil selamat.

Baca juga: Longsor Cisolok Sukabumi, 4 Orang Meninggal, 4 Orang Lain Masih Dicari

"Evakuasi kembali dilakukan mulai tadi pagi yang dilakukan secara gabungan," ungkap Kepala Seksi Kedaruratan, BPBD Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman kepada Kompas.com di Kadusunan Cimapag, Selasa (1/1/2019).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pantauan Kompas.com di lokasi bencana tanah longsor terlihat para relawan sedang berupaya melakukan upaya pencarian di lokasi kejadian dengan manual. Para relawan gabungan ini mencari-cari di timbunan tanah.

Tim evakuasi gabungan ini di antaranya berasal dari BPBD Kabupaten Sukabumi, Basarnas Pos SAR Sukabumi, FKSD, TNI, Polri dan berbagai lembaga lainnya.

Diberitakan sebelumnya, bencana tanah longsor dilaporkan terjadi di wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/12/2018) petang.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 17:00 WIB di Kampung Cigarehong, Kadusunan Cimapag, Desa Sirnaresmi.

Akibat longsor yang terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Sukabumi, dilaporkan sementara puluhan rumah tertimbun.

Kompas TV Senin (31/12/2018) sore puluhan rumah tertimbun longsor di Kampung Cimapag, Sukabumi, Jawa Barat. Dikutip dari Twitter milik Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan longsor terjadi di Kampung Cimapag, Kecamatan Cisolok, Sukabumi, Jawa Barat. Ada puluhan rumah tertimbun longsor. Sutopo menyatakan tim dari BPBD, aparat setempat dan tim SAR sudah berada di lokasi longsor untuk mengevakuasi warga untuk jumlah korban total belum bisa dipastikan. Tim SAR gabungan terpaksa menghentikan pencarian korban longsor di Desa Sinaresmi. Penghentian dilakukan karena hujan deras masih mengguyur lokasi longsor. Selain itu kondisi masih terjadi pergerakan tanah meski intensitasnya kecil. Kepolisian TNI dan tim SAR masih berjaga dilokasi. Evakuasi pagi dibantu Brimob Polda Jabar dan Batalion TNI 310. Sementara keluarga yang selamat saat ini diungsikan ke sekolah juga rumah saudara korban masimg masing. Hingga saat ini tim masih kesulitan mendatangkan alat berat ke lokasi longsor.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.