Gelas Bambu dan Wati, Kearifan Lokal Nagekeo untuk Kurangi Sampah Plastik

Kompas.com - 31/12/2018, 08:35 WIB
Dari kiri ke kanan. Salah seorang perajin wadah Wati, Istri Bupati Nagekeo, Uskup Agung Ende, Mgr Vinsensius Potokotta, Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja dan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Kamis (27/12/2018), memegang wadah wati dan gelas bambu sebagai tempat untuk konsumi pangan lokal khas Nagekeo seusai misa perutusan Bupati dan Wakil Bupati terpilih. KOMPAS.com/MARKUS MAKURDari kiri ke kanan. Salah seorang perajin wadah Wati, Istri Bupati Nagekeo, Uskup Agung Ende, Mgr Vinsensius Potokotta, Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja dan Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, Kamis (27/12/2018), memegang wadah wati dan gelas bambu sebagai tempat untuk konsumi pangan lokal khas Nagekeo seusai misa perutusan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

MBAY, KOMPAS.com - Pemakaian bahan plastik di berbagai kebutuhan hidup rumah tangga memberikan dampak berbahaya bagi kesehatan dan alam semesta.

Produk-produk hasil olahan pabrik yang berbahan plastik mampu merusakan keberlangsungan dan keberlanjutan lingkungan hidup. Indonesia termasuk salah satu Negara di dunia yang memiliki masalah sampah plastik terbesar.

Perabot rumah tangga yang berbahan plastik dapat merusak lingkungan hidup. Bahan-bahan plastik merusakan tanah. Dan ini menjadi masalah terbesar dialami Bangsa Indonesia.

Para pemerhati dan pekerja lembaga swadaya masyarakat (LSM) selalu menyoroti pemerintah terhadap masalah sampah plastik.

Banyak cara yang dilakukan pemerintah bersama dengan lembaga swasta untuk mengatasi masalah sampah plastik serta bahan plastik. Kawasan darat dan laut selalu bertumpuk masalah sampah plastik yang sulit diatasi.

Baca juga: Sehari Tanpa Piring Pabrik di Nagekeo Flores...

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Botol, gelas air minum kemasan yang berbahan plastik harus didaur ulang oleh berbagai pihak yang fokus mengatasi sampah plastik. Lembaga-lembaga Internasil dan wisatawan asing dan nusantara selalu memperbincangkan sampah plasti di obyek wisata yang merusak lingkungan.

Mendaur ulang sampah plastik belum bisa mengatasi sampah plastik. Dan kebiasaan warga yang membuang sampah plastik di sembarangan tempat, baik pinggir jalan raya, lingkungan rumah dan alam terbuka mampu merusak lingkungan.

Berangkat dari sulit mengatasi sampah plastik di Pulau Flores umumnya dan di Kabupaten Nagekeo khususnya, maka Bupati Nagekeo, dr. Johanes Don Bosco Do dan Wakil Bupatinya, Marianus Waja yang dilantik Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat, Minggu (23/12/2018) memiliki konsep dan program untuk mengatasi masalah sampah plastik.

Gerakan kebangkitan produksi lokal selama lima tahun ke depan.

Baca juga: Tradisi “Sepa Api” dari Nagekeo

Salah satu yang dikembangkan oleh pemimpin baru Nagekeo itu dengan memakai produk-produk lokal yang dianyam oleh rakyatnya dan bahannya berasal dari alam Nagekeo.

Bahan-bahan yang bersumber dari alam Nagekeo sangat ramah lingkungan. Bahannya berasal daun lontar serta bambu yang dianyam oleh kaum perempuan dan laki-laki yang bersumber dari alam Nagekeo.

Dimulai dari wadah untuk makan yang disebut “wati” dan tempat minum dari bambu. Ini menggantikan pemakaian piring plastik yang berasal pabrik.

Selama ini apabila rakyat Nagekeo membeli gelas plastik, piring plastik dan mangkok kaca dan alumenium untuk tempat makan serta minuman kemasan yang berbahan plastik maka uang rakyat Nagekeo kembali ke pemilik pabrik dan rakyat Nagekeo hanya memperoleh tumpukan sampah plastiknya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo di era kepemimpinan selama lima tahun kedepan, maka uang rakyat dan uang pemerintah harus berputar di seluruh kampung dengan membeli bahan-bahan yang ramah lingkungan yang berasal dari alam Nagekeo.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.