Ridwan Kamil Buka Peluang Warga Jadi "Ajudan Pribadi"

Kompas.com - 30/12/2018, 13:59 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Minggu (30/12/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Minggu (30/12/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membuka kesempatan masyarakat untuk mengikuti kegiatannya selama sepekan dalam program ' Ajudan Pribadi'.

Pria yang akrab disapa Emil itu sempat mengumumkan program itu lewat akun Instagram pribadinya.

" AJUDAN GUBERNUR, adalah program kepemimpinan dan wawasan pembangunan untuk milenial. Pemuda/pemudi yang terpilih akan menjadi ajudan saya selama 1 minggu. Nanti bergantian tiap minggu dengan peserta baru," tulis Emil.

Masih dalam unggahannya, warga yang terpilih bisa berinteraksi secara langsung selama sepekan dan melihat kegiatannya sebagai gubernur.

Baca juga: Ridwan Kamil Sebut Ketidakkompakan Jadi Sebab Pemulihan Citarum Belum Berhasil

"Menempel dan berinteraksi dengan saya selama 1 minggu. Belajar melihat langsung bagaimana keputusan diambil, ikut rapat, ikut interaksi dengan masyarakat, menyiapkan komunikasi dll. _ SELEKSI dan persyaratan akan dilakukan pertengahan Januari 2019. Terbuka untuk semua milenial se Indonesia usia SMA-Mahasiswa S1," tulis dia.

Saat dikonfirmasi, Emil mengatakan program itu merupakan strategi untuk mengenalkan proses kepemimpinan kepada kaum milenial.

Baca juga: Lantik Bupati Bogor, Ridwan Kamil Tekankan Solusi Jalur Tambang di Parungpanjang

"Jadi saya melihat milenial ini harus naik kelas. Melihat bagaimana keputusan ini diambil, jadi jangan hanya ngomen bari enggak ngerti. Ya sudah saya bilang milenial harus belajar kepemimpinan. Lihat lebih dekat, langsung, pemimpin mengambil keputusan. Apakah gampang, susah, berdinamika, gimana caranya ya jadi ajudan," ungkapnya.

Ia menjelaskan, program itu terbuka bagi masyarakat Indonesia yang berminat belajar proses kepemimpinan secara langsung.

Bagi warga di luar Bandung, Emil akan menyediakan tempat tinggal di Gedung Pakuan (rumah dinas).

"Pertengahan Januari diseleksi dari seluruh Indonesia silakan. Masalah kepemimpinan mah lintas wilayah. (Untuk honor) Sedang dibahas teknisnya, kalau dia tidak tinggal di Bandung nginepnya di Pakuan. Intinya itu program kepemimpinan yang konkret," jelasnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Gagal Menyalip, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk di Cianjur

Regional
Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Usai Snorkeling, Wisatawan asal Finlandia Tewas di NTB

Regional
Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Ada Penolakan dari Warga, Wagub Sumbar Minta Kepulangan Turis China Dipercepat

Regional
Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Pemerintah Aceh Bakal Fasilitasi Kepulangan 12 Mahasiswa yang Terisolasi di Wuhan

Regional
Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X