Main Basket di Kompleks Stadion Manahan Solo, Sandiaga Curi Perhatian Warga

Kompas.com - 29/12/2018, 16:27 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menemui komunitas basket di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANICalon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menemui komunitas basket di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018).

SOLO, KOMPAS.com - Cara bermain basket calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno menarik perhatian pengunjung yang sedang berolahraga di Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Sabtu (29/12/2018).

Mereka berduyun-duyun mendatangi lapangan basket di kompleks Stadion Manahan untuk melihat Sandi bermain basket bersama komunitas basket Sabtu Esuk Basket atau Seba Solo.

Sandi yang memakai kaus biru pendek dan celana training hitam memulai olahraga itu dengan membagi kelompok. Sandi bermain basket selama sekitar 15 menit.

Sandi beberapa kali memasukkan bola ke dalam keranjang basket. Setelah berhasil memasukkan bola basketnya ke keranjang, Sandi pun melakukan aksi selebrasi.

Baca juga: Prabowo-Sandiaga Gunakan Format 5-2 saat Kampanye ke Daerah

Pengunjung yang menyaksikan aksi Sandi itu pun langsung bersorak-sorai dan tepuk tangan.

"Pak Sandi bagus bermain basketnya. Tadi lihat beliau (Pak Sandi) juga memasukkan bolanya ke keranjang beberapa kali," ucap salah seorang penonton, Eka.

Sandi mengaku tak bisa menandingi kehebatan dan kelincahan para pemain yang usianya terpaut jauh dari dirinya.

"Tapi seru basketnya. Olahraga ini harus spontanitas dan tadi mulainya hompimpa," kata Sandi.

Baca juga: Sandiaga: Pak Prabowo dan Saya Siap Menjawab Semua Tuduhan Soal HAM

Menurut Sandi, olahraga basket harus belajar kerja sama (teamwork) dan mengenal teman secara cepat untuk bekerja sama.

Sandi mengatakan, sudah menggeluti olahraga basket sejak dirinya duduk dibangku kelas 5 Sekolah Dasar (SD) sampai sekarang. Dirinya di Jakarta juga memiliki komunitas basket Sabtu Pagi.

"Saya main basket rutin seminggu bisa dua sampai tiga kali. Tapi sudah enggak kaya dulu waktu masih muda," ujar dia.(K136-17)

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Cerita Jayani Rawat Al Quran Tulisan Tangan Berusia Hampir 200 Tahun

Regional
Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Fakta Oknum Satpol PP Rampas Uang Pengemis, Alasan Penertiban hingga ASN Jadi Korlap

Regional
Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Agar Program Diketahui Publik, Paslon di Pilkada Mataram Cantumkan Barcode di Spanduk

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Seorang Pemuda Tewas Diduga Gantung Diri, Tulis Pesan di Buku Tabungan

Regional
2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

2 dari 3 Debat Kandidat Pilkada Makassar Bakal Berlangsung di Jakarta

Regional
Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Kabupaten Banyumas Akan Dimekarkan Jadi 3 Daerah Otonom

Regional
Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Stadion Mattoanging Dibangun Ulang, Telan Anggaran hingga Rp 1 Triliun

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Antisipasi Kelangkaan Pangan, IPB Serukan Revolusi Meja Makan

Regional
'Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas'

"Saya Lihat Narik-narik Senar Layangan, Kemudian Saya Lari Takut Senar Layangannya Lepas"

Regional
'Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan'

"Kami Terkena Gas Air Mata, Banyak yang Sesak Napas dan Pingsan"

Regional
Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Antre Pencairan BPUM Membeludak sejak Subuh, Ternyata Salah Informasi

Regional
Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Kronologi Pria Diduga Depresi Tewas Ditembak, Tetap Menyerang Polisi Usai Diberi Peringatan

Regional
'Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini'

"Ini Bendera yang Diperjuangkan Para Pahlawan, Pejuang Bangsa, Kok sampai Seperti Ini"

Regional
Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Tiba-tiba Serang Polisi, Seorang Pria yang Diduga Depresi Tewas Ditembak

Regional
Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Mayat Perempuan Ditemukan Terbakar Dalam Mobil di Sukoharjo

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X