Ridwan Kamil Bakal Bongkar Seluruh Direksi BUMD di Jabar

Kompas.com - 28/12/2018, 19:31 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kamis (13/12/2018). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung DPRD Jabar, Jalan Diponegoro, Kamis (13/12/2018).


BANDUNG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Barat tengah melakukan reformasi di sektor Badan Usaha Milik Daerah ( BUMD). Rencananya, ia bakal merombak seluruh jajaran direksi BUMD yang ada di Jabar.

Setelah melengserkan direksi Bank Jabar dan Banten (BJB), dua hari lalu Ridwan juga membongkar jajaran direksi di PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB).

"Jadi begini, semua BUMD akan direformasi direksi komisarisnya dengan fit proper yang saya awasi langsung. Jadi bukan hanya BIJB, adalah kebijakan untuk semua BUMD. Hari ini berlangsung juga, Jasa Sarana di-treatment yang sama. Jadi tidak spesifik ke satu BUMD tapi seluruh BUMD dimulai dari BJB," tutur Emil, sapaan akrabnya di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Jumat (28/12/2018).

Emil mengatakan, reformasi BUMD perlu dilakukan sebagai bentuk penyegaran. Selain itu, ia pun memberikan tantangan baru kepada direksi BUMD agar ada peningkatan kinerja yang berdampak pada pendapatan asli daerah (PAD).

"Kan kebanyakan BUMD merugi tidak memberikan keuntungan seperti BJB sehingga saya bedah dan saya berikan indikator baru. ( Direksi baru) sama harus profitable, kalau tiap tahun hanya minta duit dari Pemprov menurut saya enggak begitu. Jadi saya akan tantang," tuturnya.

Baca juga: APBD 2019 Disetujui, Ridwan Kamil Geber 40 Proyek Strategis

Meski demikian, Emil memberi peluang kepada direksi lama untuk kembali mengikuti fit and proper test. Ia menargetkan, proses seleksi bisa rampung dalam waktu sebulan.

"Jadi artinya, yang lama boleh ikutan lagi, enggak masalah, untuk ikutan dalam fit proper yang baru. Targetnya paling sebulan. Dibuka, diseleksi, dipilih, saya monitor langsung memastikan visi misi lima tahun terkejar. Kalau orang lamanya bisa kompetitif, meyakinkan, gak ada masalah. Jadi gak ada terlalu kaku," ungkapnya.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Jabar Eddy Nasution menuturkan, ada 11 BUMD yang tengah direformasi. Menurut dia, perombakan direksi dimaksudkan untuk mengedepankan profesionalitas dalam mengelola BUMD.

"Tujuan Pak Gubernur itu bagaimana profesionalisme dikedepankan untuk mengelola. Untuk mendapatkan orang profesional caranya ya dengan fit and proper test. Jadi ada seleksi," tuturnya.

Seluruh proses seleksi direksi BUMD akan dilaksanakan di bawah pengawasan gubernur melalui Biro Sarana Prasarana.

"Penanggungjawab (seleksi) Biro Sarana Prasarana. Prosesnya belum, nanti maraton kami umumkan. Target kami sebulan beres," ucapnya.

Ia berharap, penyegaran di BUMD bisa mengembalikan kualitas perusahaan daerah yang selama ini merugi.

"BUMD itu yang untung itu BJB, Jamkrida, dan Jaswita, sisanya rugi. Jadi ada yang hidup dari penyertaan modal untuk bayar beban ya ini harus kita sehatkan. BIJB itu masuk kategori tidak rugi tapi mendekati kritis karena mendekati jatuh tempo melakukan pembayaran utang. Kita ingin mencari orang yang benar-benar bisa membawa percepatan," jelasnya. 

Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Wapres Ma'ruf Amin Ingin Indonesia Jadi Produsen Ekonomi Halal Terbesar di Dunia

Regional
Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Driver Ojol Asal Sragen yang Kena Peluru Nyasar Polisi Dioperasi, Kondisinya Membaik

Regional
Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk 'Gojek Tuyul' di Malang

Polisi Cari Pemasok Kartu Ponsel untuk "Gojek Tuyul" di Malang

Regional
Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Tak Ada Gempa Susulan Usai Gempa 6,0 Guncang Maluku, Apa Penyebabnya?

Regional
Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Dedi Mulyadi Usulkan Omnibus Law untuk Atasi Banjir DKI, Jabar dan Banten

Regional
Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Warga 84 Desa di Sumenep Kurang Tertarik Jadi Penyelenggara Pilkada

Regional
Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Gojek Tuyul Pemilik 41 Akun Diduga Memiliki Jaringan

Regional
3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

3 Tersangka Susur Sungai Sempor Digunduli, Dinas Pendidikan Sleman: Mereka Tidak Ditekan

Regional
Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Kalau Sudah Definitif, Isdianto Wajib Dicalonkan sebagai Gubernur

Regional
Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Alasan Budi Bunuh Anaknya dan Buang Jasad Korban ke Gorong-gorong Sekolah

Regional
Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Tak Sadar Diberi Uang Palsu, Kakek Penjual Rujak Ini Sempat Bolak Balik Antar Pesanan Pelaku

Regional
Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Seorang Pemuda di Lamongan Ditemukan Tewas di Sungai

Regional
Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Iming-iming Nilai Bagus, Oknum Guru SMA Cabuli Siswinya Sendiri

Regional
Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Sekolah Tak Punya Akses Kendaraan, Siswa SMKN 1 Tuntang Jalan Kaki Lewati Kebun Warga

Regional
Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Driver Ojol asal Sragen Kena Peluru Nyasar Polisi gara-gara Pencuri Genset

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X