Hadirnya Go-Jek dan Pengaruhnya ke Perekonomian Bandung...

Kompas.com - 28/12/2018, 15:38 WIB
Suasana ruangan di Kantor Go-Jek, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018). MURTI ALI LINGGA/KOMPAS.comSuasana ruangan di Kantor Go-Jek, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Geliat pertumbuhan aplikasi transportasi online (daring) di Bandung kian tumbuh pesat. Dari beberapa perusahaan penyedia aplikasi trasportasi itu, Go-Jek merupakan salah satu perusahaan yang cukup eksis di Bandung.

Strategic Region Head Jawa Barat & Banten Go-Jek Becquini Akbar mengatakan, kontribusi Gojek terhadap perekonomian warga Bandung mencapai Rp 187 miliar pada tahun 2017. 

Hasil itu didapat dari survei yang dilakukan manajemen Go-Jek bersama Lembaga Demografi FBE Universitas Indonesia pada kuartal akhir 2017.

Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp 108 miliar adalah penghasilan mitra Go-Ride sepanjang 2017. Serta, sebanyak Rp 79 miliar dari penghasilan mitra UMKM Go-Food. 

"Rp 108 miliar itu penghasilan per tahun dari seluruh driver di Bandung. Saya enggak bisa sebut jumlah (driver) pastinya tapi di Bandung mencapai puluhan ribu dari 1 juta jumlah driver secara nasional. Ini survei kita pada kuartal akhir 2017, untuk survei 2018 sedang berjalan," kata Becquini saat dihubungi Kompas.com via telepon seluler, Jumat (28/12/2018).

Baca juga: Bonus Poin Berubah Sepihak, Pengemudi Demo Kantor Gojek

Dalam hasil survei yang diterima Kompas.com, 79 persen pengemudi Gojek di Bandung berusia 21-41 tahun. Mayoritas pengemudi merupakan lulusan SMA atau sederajat.

Rata-rata penghasilan pengemudi mencapai Rp 2,7 juta per bulan. Go-Ride, Go-Car, dan Go-Food merupakan layanan paling diminati warga Bandung.

Secara statistik performa Gojek di Bandung memang cukup potensial. Bandung, kata Becquini, merupakan pasar kedua terbesar Gojek setelah Jakarta. Meski demikian, Gojek sangat hati-hati dalam membuka kerja sama dengan mitra baru.

Menurut dia, penambahan mitra mesti disesuaikan dengan kebutuhan guna menjaga iklim pendapatan pengemudi.

Baca juga: Perkara Bonus, Driver Grab Berbondong-bondong Beralih ke Go-Jek

"Sebenanrnya memutuskan mitra baru atau tidak kita memeprtimbangkan supply dan demand. Kasihan kalau gak sesuai, karena kita harus menghitung juga penghasilan untuk mitra," paparnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Liburan Bersama Teman-teman, Seorang Bocah Tewas Tenggelam di Sungai

Regional
Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Diduga Gangguan Jiwa, Sutejo Angkut Jenazah Ibunya Pakai Sepeda Motor

Regional
Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Tim Polda Riau Ditolak Saat Hendak Periksa Bandar Narkoba di Lapas Pekanbaru

Regional
Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Fakta Pria di Boyolali Bawa Jenazah Ibunya Pakai Bronjong, Jadi Viral dan Penjelasan Polisi

Regional
Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Enam Jam Api Berkobar Hanguskan Ratusan Rumah di Kotabaru Kalsel

Regional
Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Positif Covid-19 DIY Capai 82 Kasus, Terbanyak dari Bantul

Regional
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Bayi Baru Lahir Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Ternyata Dibuang Ibunya yang Masih SMA

Regional
Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Kena Razia Polisi gara-gara Tak Pakai Helm, Pria Ini Rusak Motor Pakai Batu Besar

Regional
Cerita Seorang Ibu Menulis Buku untuk Ikhlaskan Bayinya Meninggal

Cerita Seorang Ibu Menulis Buku untuk Ikhlaskan Bayinya Meninggal

Regional
Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah di Boyolali, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Pengendara Motor Angkut Jenazah di Boyolali, Ini Penjelasan Polisi

Regional
'Warga yang Sembuh dari Covid-19 Kita Bantu Rp 1 Juta'

"Warga yang Sembuh dari Covid-19 Kita Bantu Rp 1 Juta"

Regional
Akhir Kasus Yaidah, Pemkot Surabaya Minta Maaf, Uang Transportasi Diganti, Pelayanan Ditingkatkan

Akhir Kasus Yaidah, Pemkot Surabaya Minta Maaf, Uang Transportasi Diganti, Pelayanan Ditingkatkan

Regional
Cara Bisnis Fashion Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Cara Bisnis Fashion Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Regional
Plt Walkot Banjarmasin Pertimbangkan Buka Sekolah Awal November

Plt Walkot Banjarmasin Pertimbangkan Buka Sekolah Awal November

Regional
Kronologi Sopir Taksi Dibegal Pemuda Baru Lulus SMK, Pelaku Dililit Sabuk Pengaman

Kronologi Sopir Taksi Dibegal Pemuda Baru Lulus SMK, Pelaku Dililit Sabuk Pengaman

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X