Jaringan Telkomsel di Ternate Belum Pulih, Di-Back Up Satelit

Kompas.com - 28/12/2018, 08:33 WIB
Ternate terisolir, dalam status di Instagram @status.ternate pada Rabu (26/12/2018). Dok. Instagram Ternate terisolir, dalam status di Instagram @status.ternate pada Rabu (26/12/2018).

KOMPAS.com - Memasuki hari ketiga matinya jaringan operator telekomunikasi PT Telekomunikasi Selular ( Telkomsel) di Ternate, Maluku Utara, jaringan operator seluler terbesar anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia ( Telkom) tersebut belum juga pulih 100 persen.

Layanan telekomunikasi untuk jaringan Telkomsel di-back up dengan sistem satelit, walau kapasitasnya terbatas, khususnya untuk layanan data.

Hal tersebut disampaikan oleh Denny Abidin, GM External Communications Telkomsel, Jumat (28/12/2018).

Dia menerangkan, pada Rabu (26/12/2018) telah terjadi gangguan layanan telekomunikasi di wilayah Maluku Utara. Daerah yang terdampak yakni di Sanana. Labuha, Ternate, dan Sofifi (Halmahera).

Baca juga: Jaringan Telkomsel di Ternate Mati Total, Pelanggan Beralih ke Operator Lain

"Sesuai rilis resmi PT Telkom, gangguan yang terjadi sejak Rabu pukul 06.23 WIB disebabkan oleh putusnya kabel laut serat optik ruas Namlea-Sanana di titik 183 km dari Tersili," kata Denny, melalui pesan whatsApp ke Kompas.com.

Menurut Denny, saat ini jaringan Telkomsel di Sanana dan Labuha sudah normal. Sedangkan di Ternate dan Halmahera masih belum, dan mengandalkan back up sistem satelit untuk layanan data terbatas.

"Kami terus mengupayakan pemulihan gangguan layanan ini semaksimal dan sesegera mungkin dengan menerjunkan tim expert dari Makassar dan Jakarta," lanjut Denny.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi kepada pelanggan yang terkena dampak gangguan ini."

Baca juga: Ada Gangguan Kabel Laut, Telekomunikasi di Ternate Terputus Sejak 08.00 WIT

Sebelumnya diberitakan, Jaringan Telkomsel di Kota Ternate, Maluku Utara mati total sejak Rabu (26/12/2018). Akibatnya, tak satu pun pelanggan Telkomsel yang dapat mengakses jaringan internet.

Kota Ternate pun seperti terisolir seperti dilaporkan dalam Instagram @status. ternate.

Dalam laporan Instagram itu disebutkan, tengah putusnya jaringan telekomunikasi tersebut, beredar isu tsunami, lantaran sehari sebelumnya kota ini terdampak gempa magnitudo 5,4 yang berpusat 113 kilometer dari Ternate.

"Mohon bantuannya, , warga juga panik karena isu Tsunami karena pasca terjadi gempa 5,4SR berpusat di 113KM dari Ternate. Mohon dibantu," tulis akun tersebut, Rabu.

Baca juga: Layanan Internet di Sumatera Bagian Tengah Terganggu, Ini Kata Telkomsel

Sementara untuk berkomunikasi via telepon dirasakan masyarakat sangat kesulitan karena terkadang putus sambung.

"Kemarin sore sempat jadi telepon, tapi setelah itu tidak jadi, hari ini juga begitu belum bisa telepon dengan kartu Telkomsel," kata Imran, salah satu warga Ternate di kantor Telkomsel, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya, kejadian seperti ini sangat merugikan pelanggan apalagi Telkomsel satu-satunya jaringan telekomunikasi yang merajai di Maluku Utara setelah Indosat.

"Kami sangat berharap secepatnya kembali normal, kalau begini sama dengan kembali ke zaman dulu," katannya.

Pengamatan Kompas.com, banyak pelanggan mendatangi kantor Telkomsel Ternate untuk menanyakan penyebab matinya jaringan Telkomsel hingga kapan kembali normal.


Terkini Lainnya


Close Ads X