PT KAI Perluas Lahan Parkir di Stasiun Solo Balapan

Kompas.com - 27/12/2018, 17:28 WIB
Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro ketika meninjau penataan lahan parkir di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/12/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIDirektur Utama PT KAI Edi Sukmoro ketika meninjau penataan lahan parkir di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/12/2018).

SOLO, KOMPAS.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan penataan terhadap lahan parkir di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah. Penataan parkir dilakukan mengingat semakin meningkatnya animo masyarakat terhadap transportasi kereta api.

Sementara lahan parkir yang ada saat ini sudah tidak lagi mampu menampung kendaraan yang semakin hari terus meningkatkan.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Eko Budiyanto mengungkapkan, perluasan lahan parkir sebagai upaya PT KAI untuk menciptakan kenyamanan dan pelayanan terhadap penumpang.

Adapun lokasi parkir yang tengah dibangun tersebut menempati bangunan mess karyawan PT KAI. Bangunan tersebut akan dirobohkan dan diratakan sebagai lokasi parkir baru.

Baca juga: PT KAI Prediksi Penumpang Jarak Jauh Selama Natal dan Tahun Baru Naik 4 Persen

"Mess karyawan akan dibongkar untuk parkir. Jadi, nanti semua kendaraan baik roda dua maupun mobil pindah ke sana," ungkap Eko ditemui di Stasiun Solo Balapan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/12/2018).

Pembongkaran bangunan mess karyawan tersebut, ungkapnya akan segera dilakukan. Sementara mess karyawan tersebut dipindahkan ke area Stasiun Purwosari.

Adapun lahan parkir yang tengah dibangun luasnya sekitar 13.300 meter persegi. Lahan parkir itu akan mampu menampung 159 mobil dan 469 sepeda motor.

Penataan stasiun rencananya juga menyasar area drop off (zona 3), hall dan ruang tunggu stasiun (zona 3), loket, CS, dan retail zona 3, area tunggu khusus VIP (zona 3), area boarding gate, area tunggu zona 2 dan skybrige.

Baca juga: Pembangunan Ruang Tunggu KA Bandara di Stasiun Solo Balapan Baru Capai 10 Persen

"Sebagian kendaraan sudah kita pindahkan ke sana (halaman mess). Pemindahan parkir ini mampu mengurangi parkir yang di depan stasiun," imbuh dia.

Sementara Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro saat meninjau perluasan lahan parkir Stasiun Solo Balapan mengatakan, perluasan lahan parkir telah mengurangi kepadatan kendaraan di depan stasiun. Sehingga ke depan semua kendaraan parkir di sisi barat stasiun.

"Perluasan lahan parkir ini sangat bagus. Bisa mengurangi kepadatan kendaraan yang ada di depan stasiun," kata dia.

Meskipun demikian, pihaknya meminta perluasan lahan parkir tersebut dibarengi dengan penataan kendaraan yang rapi.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Tips Nyaman Pakai Masker dalam Waktu Lama dan Bebas Bau Mulut

Regional
Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Budidaya 45 Batang Ganja di Polybag Bertahun-tahun, Pria Ini Berdalih untuk Penelitian

Regional
Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Kebakaran Hanguskan 158 Rumah di Jayapura, Kerugian Ditaksir Capai Rp 20 Miliar

Regional
Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Banjir dan Longsor di Cianjur, 5 Rumah Terendam, Akses Jalan Tertutup

Regional
2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus 'Lockdown'

2 Pejabat di UNS Meninggal karena Covid-19, Punya Riwayat ke Ubud Bali, Kampus "Lockdown"

Regional
Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Sekolah Gratis di Bantaran Kali Gajahwong Yogya, Kurikulumnya Diteliti Mahasiswa Berbagai Negara

Regional
Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Nyanyikan Lagu yang Menyinggung Polisi Saat Demo, Seorang Mahasiswa Ditangkap

Regional
'Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi'

"Tak Salah Apa-apa Kena Gas Air Mata, Aku Tuntut Kalian, Polisi"

Regional
[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

[POPULER NUSANTARA] Diyakini Meninggal jika Bersatu, Kembar Trena Treni Terpisah 20 Tahun | Pria Tanam Ganja Pakai Polybag di Rumah

Regional
Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Perjuangan Hidup WNI Eks Kombatan di Filipina Setelah Keluar dari Penjara

Regional
Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Bawaslu Catat 291 Pertemuan Dilakukan Paslon Pilkada Gunungkidul

Regional
Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Inovatif, Mahasiswa di Semarang Ciptakan Alat Pendeteksi Suhu dan Masker

Regional
Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Kronologi Demo Berujung Ricuh, Gas Air Mata ke Permukiman Membuat Warga Marah

Regional
Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Bukti Tagihan Diedit, Perempuan Ini Gelapkan Uang Perusahaan Rp 101 Juta

Regional
Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Gas Air Mata Masuk Permukiman Picu Kemarahan Warga, Polisi Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X