Kaleidoskop 2018: Peristiwa Penting di Medan dan Sumut Sepanjang Tahun, Tenggelamnya KM Sinar Bangun hingga Kemenangan Edy Rahmayadi

Kompas.com - 27/12/2018, 08:59 WIB
Gubernur Sumatera Barat Edy Rahmayadi (kiri) bersama Wakil Gubernur Musa Rajekshah melakukan salam komando usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018). ANTARA FOTO/PUSPA PERWITASARIGubernur Sumatera Barat Edy Rahmayadi (kiri) bersama Wakil Gubernur Musa Rajekshah melakukan salam komando usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/9/2018).
Penulis Aprillia Ika
|

KOMPAS.com - Tahun 2018 segera berganti dengan tahun 2019. Banyak peristiwa besar terjadi di Sumatera Utara (Sumut), khususnya di Kota Medan, yang menjadi perhatian nasional.

Tiga hal yang menjadi highlights yakni kecelakaan tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba, Sumatera Utara. Kemudian kemenangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah pada pilkada Sumut. Serta tragedi longsor di Toba Samosir. 

Kapal KM Sinar Bangun tenggelam di tengah perjalanan karena akibat kelebihan kapasitas, cuaca buruk dan human error. Data tim SAR menyebutkan, jumlah korban KM Sinar Bangun seluruhnya sekitar 200 orang dan hanya beberapa yang bisa selamat.

Sementara itu, Pilkada Sumut yang digelar pada 27 Juni 2018 menghasilkan pasangan Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah sebagai pemimpin baru Sumatera Utara.


Pasangan ini resmi ditetapkan sebagai pemenang pilkada Sumut pada 24 Juli 2018. Kemudian, dilantik di Istana Negara pada 5 September 2018.

Di pengujung tahun, tragedi longsor melanda wilayah Desa Halado, Toba Samosir, tepatnya pada Rabu (12/12/2018) malam hingga Kamis (13/12/2018) dini hari. Empat rumah tertimbun tanah longsoran.

Berikut aneka peristiwa menonjol di Medan dari Januari hingga Desember 2018 yang dirangkum dari berita-berita di Kompas.com, disajikan kembali untuk Anda:

 

JANUARI

Kasus Uang "Tutup Mulut" Anggota DPRD Sumut  

Salah satu penyidik KPK keluar dari Mako Brimob Polda Sumut, Senin (29/1/2018). KOMPAS.com/MEI LEANDHA Salah satu penyidik KPK keluar dari Mako Brimob Polda Sumut, Senin (29/1/2018).

Pada 26 Januari 2018, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 46 anggota dan mantan anggota DPRD Sumatera Utara karena diduga menerima uang suap untuk "tutup mulut" dan menyetujui Laporan Pertanggungjawaban APBD 2012, Pengesahan Perubahan APBD 2013, 2014 dan 2015 mantan Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho.

Baca juga: KPK Periksa 46 Anggota DPRD Sumut terkait Uang Tutup Mulut

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X