Hari Pertama Tilang Elektronik, Polisi Tindak 46 Pelanggar Lalu Lintas

Kompas.com - 26/12/2018, 20:28 WIB
Ruang pemantauan kamera CCTV RTMC Polrestabes Makassar. KOMPAS.com/HENDRA CIPTORuang pemantauan kamera CCTV RTMC Polrestabes Makassar.


MAKASSAR, KOMPAS.com – Setelah melakukan uji coba tilang elektronik dengan bukti rekaman CCTV, Direktorat Lalu Lintas akhirnya melakukan penerapan dan melakukan penindakan.

Sepanjang hari pertama, polisi menilang 46 pelanggar lalu lintas di Kota Makassar, Rabu (26/12/2018).

Kasubdit Kamsel Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel, AKBP Reza Fahlevi mengatakan, sebanyak 33 unit kendaraan roda dua dan 13 unit kendaraan roda empat yang ditilang secara elektronik.

Baca juga: Ada Uji Coba Tilang Elektronik di Makassar, Jumlah Pelanggaran Menurun

Ke-46 kendaraan itu terekam melakukan pelanggaran lalu lintas di sejumlah titik di Kota Makassar.

“Ada bukti rekaman CCTV atas pelanggaran 46 kendaraan itu. 46 kendaraan itu pun ditilang melalui aplikasi tilang elektronik dan pihak PT Pos Indonesia akan mengirimkan lembaran tilangnya ke alamat kendaraan sesuai data kepemilikan,” katanya.

Adapun pelanggaran yang dilakukan 46 kendaraan itu, lanjut Reza, rata-rata melanggar marka jalan.

Kendaraan yang ditilang elektronik dikenakan pasal sesuai pelanggaran yang dilakukannya.

“Dari 46 kendaraan yang terekam melakukan pelanggaran, ada tiga unit kendaraan yang mengenakan plat gantung atau plat palsu. Rekaman CCTV untuk tilang elektronik terpantau di 25 lokasi di Kota Makassar,” bebernya.

Saat ditanya soal denda tilang elektronik yang dikenakan kepada pelanggar, Reza menuturkan bervariasi sesuai pelanggaran yang dilakukannya.

Namun, dari peraturan yang telah ditetapkan dalam UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, denda tilang minimal Rp 250 ribu hingga Rp 2 juta.

“Setelah menerima lembaran tilang, pelanggar kemudian melakukan pembayaran ke Bank BRI. Jika pelanggar ingin mendapat keringanan denda tilang, harus melalui proses pengadilan. Jika pelanggar mendapat keringanan dari putusan pengadilan, maka sisa denda tilang akan dikembalikan oleh pihak BRI,” jelasnya.

Kompas TV TMC polda Metro Jaya akan meresmian peluncuran E-TLE atau electronic law enforcement atau e-tilang pada hari ini di Bundaran HI, tepatnya di kawasan bebas kendaraan bermotor. Dalam peluncuran resmi pagi ini, direncanakan akan dihadiri oleh Kapolri, Panglima TNI dan Menteri Perhubungan.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X