Buron Penyelundup 1 Ton Sabu Tertangkap di Bandara Hang Nadim Batam

Kompas.com - 26/12/2018, 20:13 WIB
Satu dari tiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu di kapal MV Sunrise Glory sebanyak 1 ton tertangkap.  Pelaku tersebut atas nama Hazard Rochaizad (57) yang ditangkap di Bandara Hang Nadim di Batam, Kepri. KOMPAS.com/ HADI MAULANASatu dari tiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu di kapal MV Sunrise Glory sebanyak 1 ton tertangkap. Pelaku tersebut atas nama Hazard Rochaizad (57) yang ditangkap di Bandara Hang Nadim di Batam, Kepri.

BATAM, KOMPAS.com - Satu dari tiga pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus penyelundupan narkotika golongan I jenis sabu di kapal MV Sunrise Glory sebanyak 1,037 Ton tertangkap.

Pelaku tersebut atas nama Hazard Rochaizad (57) yang ditangkap di Bandara Hang Nadim di Batam, Kepri.

Pelaku diamankan saat akan terbang ke Malaysia menggunakan maskapai Malindo Air sekitar pukul 10.00 WIB, Rabu (26/12/2018).

Direktur Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes K Yani ditemui di Satres Narkoba Polresta Barelang mengaku pelaku ini merupakan pelaku yang paling dicari.

Baca juga: Hakim PN Batam Vonis Mati 3 Penyelundup 1 Ton Sabu Asal Taiwan

Sebab pelaku merupakan agen pemesan kapal MV Sunrise Glory dari Singapur ke Malaysia, yang ditangkap di perbatasan perairan Indonesia dengan Singapura, yakni Selat Singapur.

"Selain keempat pelaku yang kini sudah divonis mati, yakni Chen Chung Nan, Chen Chin Tun, Huang Ching An dan Hsieh Lai Fu. Ada 3 DPO yang masih dikejar, salah satunya Hazard Rochaizad," kata Yani.

Hazard diamankan juga berkat kesigapan personil imigrasi yang jeli melihat identitas setiap warga yang hendak keluar.

"Dengan ditangkapnya Hazard, tentunya tinggal dua pelaku lagi yang masih DPO yakni Rustam warga Indonesia dan Mr Go warga Singapura," kata Yani menambahkan.

Baca juga: Kapal MV Sunrise Glory Pembawa 1 Ton Sabu Sudah Lama Jadi Target Operasi

Dari keterangannya, Hazard mengaku melakukan pemesanan kapal MV Sunrise Glory atas permintaan Mr Go dengan biaya 1.500 Dollar Singapura.

Dan uang tersebut dibayar cash olek Mr Go kepada Hazard, namun Hazard hanya mengambil 500 dollar Singapura saja, sedangkan 1.000 dollar Singapura lagi diberikan ke Rustam.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X