Besok, 2 Lajur Sisi Timur Jalan Raya Gubeng yang Ambles Bisa Digunakan

Kompas.com - 26/12/2018, 19:58 WIB
Jalan Raya Gubeng, Surabaya, yang ambles kini sudah tersambung dan sedang dalam proses finalisasi pengaspalan, Rabu (26/12/2018). Rencananya, dua lajur sisi timur akan dibuka untuk dilakukan uji coba. Dok. Pemkot SurabayaJalan Raya Gubeng, Surabaya, yang ambles kini sudah tersambung dan sedang dalam proses finalisasi pengaspalan, Rabu (26/12/2018). Rencananya, dua lajur sisi timur akan dibuka untuk dilakukan uji coba.

SURABAYA, KOMPAS.com - Hujan yang mengguyur Kota Surabaya pada Selasa (25/12/2018) malam, membuat pengerjaan aspal basah yang sudah direncanakan ditunda pada hari ini atau Rabu (26/12/2018).

Persiapan proses pengaspalan baru dilakukan Rabu pagi dan hingga Rabu malam masih berlangsung. Sebelum diaspal, perlu ada layer khusus.

Untuk pengaspalan, nantinya harus memastikan kondisi jalan benar-benar kering. Bila semuanya lancar, rencananya proses pengaspalan akan dilakukan hari ini, sehingga besok atau Kamis (27/12/2018), dua lajur sisi timur bisa dilakukan uji coba.

Baca juga: Kapan Jalan Raya Gubeng Bisa Dibuka Kembali? Ini Kata Risma

Sementara dua lajur di sisi barat, masih dalam proses penyemprotan ulang lapisan aspal cair atau tack coat.

"Sesuai perkiraan (lajur sisi timur) sudah memenuhi syarat. Sore ini kita lakukan pengaspalan. (Sisi barat) kita lapisi lagi tack coat-nya," kata Wali Kota Surabaya, Rabu (26/12/2018).

Untuk sisi barat, Risma mengatakan, tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) akan melakukan pengecekan untuk mengetahui kesiapan lajur sisi barat, sudah siap atau belum untuk diaspal.

Setelah proses finalisasi pengaspalan sisi timur rampung, Risma menyebut, rencananya Jalan Raya Gubeng sisi timur akan dibuka. Pihaknya sudah melakukan rapat koordinasi antara pemkot dan pihak kepolisian.

Baca juga: Jalan Raya Gubeng Diaspal, Risma Sebut Proses Perbaikan Lebih Cepat dari Rencana

"Hasil rapat, besok (Kamis, 27/12/2018) dilakukan uji coba dua lajur (sisi timur)," ujar Risma.

Sementara itu, untuk lajur sisi barat Jalan Raya Gubeng masih akan ditutup karena menunggu pemasangan steel sheet pile (SSP) selesai dikerjakan.

"Nanti SSP disiapkan kontraktor PT NKE (Nusantara Konstruksi Enjiniring)," imbuh Risma.

Baca juga: Jalan Raya Gubeng Masuk Tahap Pemadatan, Risma Janji 7 Hari Kelar

Sebagaimana diketahui, pasca amblesnya Jalan Raya Gubeng pada Selasa (18/12/2018) malam lalu, Pemkot Surabaya dan sejumlah stake holder terkait bergerak cepat melakukan proses pemulihan jalan pada Kamis (20/12/2018) lalu.

Tiga hari kemudian, yakni Minggu (23/12/2018), proses pengurukan dan pemadatan tanah sudah rampung dan jalan yang ambles kembali tersambung.

Saat ini proses recovery Jalan Raya Gubeng sudah memasuki hari keenam pada Rabu (26/12/2018).

Ketika nantinya akses jalan kembali dibuka, semua utilitas dan fasilitas umum lainnya juga kembali bisa digunakan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

Regional
Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan 'Kesurupan' hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan "Kesurupan" hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Regional
5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

Regional
Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Regional
Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Regional
Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Regional
Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Regional
Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Regional
Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Cerita Petugas Polsuska yang Melihat Seorang Pria Melompat ke Rel Saat Kereta Api Melaju

Regional
Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Dua Kelompok Mahasiswa UNM Makassar Bentrok, 7 Orang Terluka

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X