Penyu Hijau Sitaan BKSDA Dilepas di Pantai Kwandang

Kompas.com - 26/12/2018, 18:08 WIB
Evakuasi penyu hijau (Chelonia mydas) oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Gorontalo.KOMPAS.COM/BKSDA Gorontalo Evakuasi penyu hijau (Chelonia mydas) oleh petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Gorontalo.

GORONTALO, KOMPAS.com  - Seekor penyu hijau (Chelonia mydas) dilepas Balai Konservasi Sumber Daya Alam ( BKSDA) Wilayah II Gorontalo di Pantai Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara.

Penyu ini diambil dari salah seorang warga masyarakat di Desa Toto Utara, Kecamatan Kabila, Kabupaten Bone Bolango.

Saat diambil petugas BKSDA, penyu hijau ini dalam kondisi terikat tali di sebuah pohon kelapa. Tidak jauh dari pohon ini terdapat kolam air tawar.

Petugas dengan hati-hati melepas ikatan penyu ini yang membelit bagian belakang tubuhnya. Setelah terbebas dari ikatan, penyu malang ini langsung dibawa ke ke Pantai Monano dengan kendaraan dinas BKSDA.

Penyu hijau ini memiliki panjang 90 sentimeter dan lebar 70 sentimeter,” kata Sjamsuddin Hadju, Kepala BKSDA Wilayah II Gorontalo, Rabu (26/12/2018).

Baca juga: Akibat Tsunami Selat Sunda, 15 Penyu Sisik Terdampar di Pesisir Kalianda

Dalam situsnya, WWF Indonesia memperkirakan setiap tahun 100 ribu ekor penyu hijau dibunuh di Kepulauan Indo-Australia.

Penyu hijau memiliki perkembangbiakan pada usia 45-50 tahun, sangat lambat. Penyu hijau betina bermigrasi dalam wilayah yang luas, antara kawasan mencari makan dan bertelur, tetapi cenderung untuk mengikuti garis pantai dibandingkan menyeberangi lautan terbuka.

Satwa ini sering ditemukan di perairan tropis di dekat pesisir. Penu hijau desawa memakan lamun atau alga.



Terkini Lainnya

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Rekrutmen CPNS 2019, Pemprov Riau Butuh 10.381 PNS

Regional
Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Bima Arya: PAN Kembali Tentukan Arah Usai Sidang MK

Regional
Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Monumen Korban KM Sinar Bangun Jadi Rumah Kedua Bagi Keluarga yang Ditinggalkan

Regional
Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Pasangan Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Dituntut 10 Tahun Penjara

Regional
2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

2 Orang Pelaku Pungli di Lokasi Jembatan Mesuji Dibekuk Polisi

Regional
Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Isak Tangis Iringi Peringatan Setahun Tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba

Regional
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Maluku, Tidak Berpotensi Tsunami

Regional
Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Ini Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Yos Sudarso Selama Pengerjaan Alun-alun Surabaya

Regional
Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Polisi Gagalkan 4 Kontainer Kayu Merbau yang Akan Diselundupkan ke Surabaya

Regional
2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

2 Terduga Pembunuh Pegawai Bank Syariah Mandiri Merupakan Pasangan Suami Istri

Regional
Suami Istri yang Suguhkan Seks 'Live' ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Suami Istri yang Suguhkan Seks "Live" ke Anak-anak Ditetapkan Tersangka

Regional
Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Bobot Turun dari 192 Kg Jadi 85 Kg, Arya Akan Jalani Operasi Gelambir

Regional
Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Alun-alun Bawah Tanah Surabaya Mulai Dibangun, Jalan Yos Sudarso Ditutup Separuh

Regional
WN, Tersangka Kasus Hoaks 'Server KPU Diatur' Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

WN, Tersangka Kasus Hoaks "Server KPU Diatur" Dikenal sebagai Sosok yang Cerdas dan Ahli Komputer

Regional
Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Hujan Lebat, 3 Penambang Timah Tewas Tertimbun

Regional

Close Ads X