Kompas.com - 26/12/2018, 08:34 WIB
Orchid House, spot selfie baru di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu. KOMPAS.com/PUTRA PRIMA PERDANA.Orchid House, spot selfie baru di Taman Wisata Alam Gunung Tangkuban Parahu.

BANDUNG, KOMPAS.com - Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Tangkuban Parahu selalu menjadi salah satu primadona saat liburan panjang di penghujung tahun.

Pada liburan natal hingga tahun baru kali ini, sudah sepekan lebih setiap harinya, wahana wisata ini dikunjungi oleh ribuan wisatawan domestik dan mancanegara.

Para pengunjung biasanya lebih tertarik untuk melihat Kawah Putri yang merupakan kawah utama Gunung Tangkuban Parahu atau sekadar menikmati udara sejuk pegunungan.

“Kalau dari weekend biasa, jumlah pengunjung (musim liburan sekarang) bisa naik 25 sampai 30 persen,” kata Heri Hidayat, kepala staf PT Graha Rani Putra Persada (GRPP) selaku pengelola TWA Gunung Tangkuban Parahu saat ditemui di kantornya, Selasa (25/12/2018).

Ada yang berbeda di dalam kawasan TWA Gunung Tangkuban Parahu di tahun 2018 ini. Sebab, PT GRPP membangun sejumlah infrastruktur baru untuk menambah daya tarik wisata. Infrastruktur baru tersebut adalah spot swafoto yang diberi nama taman cinta, taman Orchid House, pusat edukasi konservasi dan food court.

Baca juga: Cuaca Buruk Diduga Sebabkan Kapal Wisata di Pulau Padar Tenggelam

Dari pantauan Kompas.com di lokasi, semua sarana dan prasarana baru tersebut dibangun di sekitar terminal Jayagiri yang terletak satu kilometer sebelum kawah Putri.

Tiga lokasi, yakni Taman Cinta, Orchid House dan Taman Konservasi terlihat cerah dengan warna-warni yang menghiasi sehingga menjadi cukup menarik untuk dijadikan objek swafoto.

“Di Tangkuban Parahu ini kan daya tariknya biasanya hanya kawah. Maka kita lakukan inovasi, ikut tren sekarang. Karena orang sekarang kalau wisata yang dicari spot selfie. Biar pengunjung enggak bosen juga. Kalau food court kita buat untuk pedagang sekitar sebagai pemberdayaan masyarakat,” ungkap Heri.

Heri memastikan pihaknya akan terus melakukan inovasi setiap tahunnya untuk memanjakan pengunjung.

“Ke depan pasti ada lagi karena kita punya rencana karya tahunan, dan rencana karya 5 tahunan. Jadi pasti pada pembaharuan. Pokoknya pasti ada kejutan lah,” bebernya.

Tuti Harniati (41) dan Tuti Mahmudah (42), dua orang kakak adik dari Cikarang yang tengah berkunjung ke Taman Cinta untuk swafoto di lokasi tersebut mengaku sangat puas dengan sarana dan prasarana baru di TWA Gunung Tangkuban Parahu.

“Sekarang udah enak, bagus, jadi ada tempat buat selfie-nya,” ujar keduanya.

Baca juga: Sampah Plastik Terserak di Pesisir Pantai Wisata Kecamatan Temon

Keduanya menambahkan, keberadaan sarana dan prasarana baru tersebut membuat uang Rp.30.000 yang dikeluarkan mereka untuk membeli tiket masuk menjadi lebih setimpal.

“Rp. 30.000 kalau kondisinya bagus kayak begini ya, cocok,” ujar mereka.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Polisi Amankan 3 Pengibar Bendera RMS di Saparua

Regional
Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X