KPU Sulbar Kembali Uji Kekuatan Kotak Suara Kardus, Kali Ini Dilempar ke Laut

Kompas.com - 24/12/2018, 08:37 WIB
Dibungkus plastik dan selotip, kotak suara kardus dilempar KPU Sulbar ke laut, Minggu (23/12/2018). KOMPAS.Com/ JUNAEDIDibungkus plastik dan selotip, kotak suara kardus dilempar KPU Sulbar ke laut, Minggu (23/12/2018).

POLEWALI MANDAR, KOMPAS.com – KPU Sulawesi Barat kembali membuat "gebrakan" di tengah polemik kotak suara kardus yang banyak dikhawatirkan publik akan mudah robek dan disalahgunakan pihak-pihak tertentu.

Sebelumnya, KPU Sulbar menguji ketahanan kotak suara kardus dengan diduduki lalu diangkat oleh empat orang.

Kali ini, untuk meyakinkan khalayak terkait kekutan kotak suara, petugas KPU melemparkan dua kotak suara kardus yang telah dibungkus rapi dengan plastik tambahan dan diberi selotip, ke tengah laut.

Dua petugas KPU kemudian melompat ke tengah laut dan berjibaku menyelamatkan kotak suara dengan cara berenang menantang gelombang laut.

Dua kotak suara kardus yang sebelumnya telah dibungkus plastik tambahan dan diisolatif dengan rapat ini dilemparkan dan dilarung dari atas perahu ke tengah laut secara bersamaan oleh petugas KPU Polewali Mandar dan KPU Sulbar di perairan Pulau Battoa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sabtu (22/12/2018) kemarin.

Baca juga: Uji Kotak Suara dari Kardus dengan Diduduki dan Diangkat 4 Orang, Begini Hasilnya

Ketua KPU Sulbar, Rustang menyebutkan, simulasi uji ketahanan dan kedap air dengan cara kotak suara kardus dilemparkan petugas KPU ke tengah laut terbukti aman.

Menurut Rustang, kardus kotak suara bukanlah karton biasa, tapi karton yang terbuat dari serat kayu yang kuat.

Terkait keamanannya, Rustang mengatakan akan lebih aman karena nanti akan diawasi lebih banyak pemangku kepentingan pemilu yang terlibat.

Ditanya soal potensi kotak suara dirusak pihak tertentu seperti disobek pisau cutter untuk mengacak-acak dokumen pemilu, Rustang menjamin tidak akan terjadi. Sebab, pengamannya cukup ketat dan melibatkan semua pemangku kepeningan pemilu seperti Bawaslu, polisi, KPU, saksi dan pengawas lainnya.

“Kita pastikan ini aman. Tadi kita sudah simulasi sama-sama soal ketahanan air dan terbukti tidak ada masalah. Soal kemungkinan dirusak saya kira pengamananya ketat dan melibatkan semua stakeholder pemilu, termasuk polisi, Bawaslu, KPU dan lainnya. Jadi saya kira aman,” jelas Rustang.

Sebelum dilemparkan ke tengah laut, dua kotak suara ini dibawa petugas KPU ke tegah laut menggunakan perahu nelayan setempat.

Baca juga: Sebanyak 2.065 Kotak Suara KPU Badung Rusak Terendam Banjir

Tiba di tengah laut, kotak suara kardus yang sudah disiapkan tersebut dilemparkan petugas secara bersamaan. Kotak suara itu itu kemudian terombang-ambing oleh gelombang.

Beberapa menit kemudian, dua petugas KPU melompat ke laut dan berjibaku mengambil kembali logistik pemilu tersebut untuk diangkat ke daratan. Mereka tampak kesulitan membawa kotak suara karena terbawa ombak.

Sayangnya, meski sudah dibungkus plastik tambahan dan dibalut dengan selotip, masih ditemukan sedikit kebocoran. Air laut merembes ke dalam kardus tersebut.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tangis Guru Honorer di Hadapan DPRD Ende, Sudah 11 Bulan Tidak Digaji

Tangis Guru Honorer di Hadapan DPRD Ende, Sudah 11 Bulan Tidak Digaji

Regional
Sengatan Tawon Berujung Kematian, Siswa SD di Garut hingga Petani di Klaten Jadi Korban

Sengatan Tawon Berujung Kematian, Siswa SD di Garut hingga Petani di Klaten Jadi Korban

Regional
[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

[POPULER NUSANTARA] Umar Patek Minta Kelompok Teroris Hentikan Aksinya | YouTuber Aniaya Kakek

Regional
Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan 'Kesurupan' hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Kisah di Balik Ulang Tahun Risma, Wartawan "Kesurupan" hingga Foto di Bawah Pohon Tabebuya

Regional
5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

5 Fakta Video Viral Cucu Tendang dan Pukuli Kakek, Berawal dari Pakan Ikan yang Masuk Mulut

Regional
Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Cerita di Balik Siswa SD Tewas Disengat Tawon, Ingin Bongkar Sarang yang Resahkan Warga

Regional
Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Cerita di Balik Aula SMKN 1 Miri Sragen Roboh Timbun 22 Siswa, Berawal dari Hujan Deras

Regional
Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Usaha Pemerintah Naikkan Kesejahteraan Petani

Regional
Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Bocah SD Tewas Terpeleset ke Parit Saat Banjir di Samarinda

Regional
Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Seorang Pemuda Tewas Diduga Dibunuh usai Pesta Miras

Regional
Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Di Hari Ulang Tahunnya Ke-58, Risma Dikerjai Wartawan

Regional
Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Gedung SD Nyaris Ambruk, Siswa Ketakuan hingga Kerap Digigit Rayap Saat Belajar

Regional
Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Ridwan Kamil Jamin Gizi Bayi Kembar Siam di Bekasi agar Bisa Dioperasi Pemisahan

Regional
Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Menag Akan Cari Jalan Tengah Terkait Polemik Aset First Travel

Regional
Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Mantan TNI Ditemukan Tewas dalam Keadaan Sujud, Istri Curiga Akibat Kekerasan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X