Kompas.com - 23/12/2018, 13:32 WIB
Dua kapal nelayan berlabuh di samping kapal wisata KMP Komodo milik PT Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry yang bersandar di Pelabuhan Ferry Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/11/2018). KMP Komodo yang sudah tiba di Labuan Bajo itu akan menjadi moda alternatif bagi masyarakat dan seluruh wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan wisata Taman Nasional komodo (TNK).  ANTARA FOTO/KORNELIS KAHADua kapal nelayan berlabuh di samping kapal wisata KMP Komodo milik PT Angkutan, Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP) Ferry yang bersandar di Pelabuhan Ferry Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, Jumat (30/11/2018). KMP Komodo yang sudah tiba di Labuan Bajo itu akan menjadi moda alternatif bagi masyarakat dan seluruh wisatawan yang hendak berwisata ke kawasan wisata Taman Nasional komodo (TNK).

LABUAN BAJO, KOMPAS.com - Kapal wisata KM Lahila tenggelam di wilayah perairan Pulau Padar, Kawasan Taman Nasional Komodo (TNK), Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/12/2018).

Koordinator Pos SAR Manggarai Barat Edi Suryono mengatakan, kapal nahas itu mengangkut 11 orang wisatawan domestik.

"Dari 11 penumpang tersebut, lima orang dilaporkan selamat dan enam orang lainnya belum diketahui keberadaan mereka,"ungkap Edi kepada Kompas.com, Minggu siang.

Baca juga: Makam Muklis, Korban Kapal Tenggelam di Selat Malaka, Dipindahkan ke Sumbar

Data yang diperoleh sementara, lanjut Edi, kapal itu dinahkodai oleh Sudarlim (L) dan tiga orang kru kapal masing-masing Nurtin, Hartono, dan Elias.

Sedangkan 11 orang wisatawan domestik sebut Edi, diantaranya Dr Yudi Prayudi, Dr Tyas Priyayi, Sekar Ayu Padmadhani, Raditya Arif Pambudi, Pramathya Hadi Wicaksono, Ervin, dan Grogorius.

Menurut Edi, setelah menerima laporan, tim SAR gabungan kemudian berangkat dari Pelabuhan Labuan Bajo untuk melaksanakan pencarian di tempat kejadian dan akan mengevakuasi korban yang selamat.

"Untuk kronologi lengkap dan penyebab kecelakaan itu masih kami himpun," tutupnya.

Kompas TV Kapal nelayan KN. Cahaya Laut tenggelam di perairan pulau Dapur, Bangka Selatan pada Jumat (21/12). Dari rekaman gambar milik tim Basarnas Bangka Belitung tampak enam anak buah kapal ditemukan selamat setelah kapal pencari cumi ini tenggelam dan terbalik. Tim SAR gabungan hingga kini masih mencari lima ABK lagi yang masih dinyatakan hilang.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.