Siapkan Gula Jahe, Emak-emak Tak Sabar Tunggu Sandiaga

Kompas.com - 22/12/2018, 14:45 WIB
Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri Rumah Pemenangan Prabowo - Sandi di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang, Rabu (5/12/2018)KOMPAS.com/ANDI HARTIK Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno saat menghadiri Rumah Pemenangan Prabowo - Sandi di Perumahan Permata Jingga, Kota Malang, Rabu (5/12/2018)

MAGETAN, KOMPAS.com - Para ibu yang tergabung dalam Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga (Pepes) menyambut kunjungan calon wakil presiden Sandiaga Uno ke Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan antusias.

Emak Pipit menyajikan hasil UMKM di Magetan berupa gula jahe agar Sandiaga memiliki semangat untuk berkampanye.

"Kami emak-emak Pepes dari Magetan siap mendukung kemenangan pasangan Prabowo-Sandi. Biar semangat kami sajikan gula jahe," ujarnya, Sabtu (22/12/2018).

Dalam kunjungan ke Kabupaten Magetan, Sandi direncanakan akan mengunjungi Pasar Sayur Magetan dan berdialog dengan penggiat UMKM.


Koordinator kegiatan Sandiaga di Kabupaten Magetan, Arif Junaidi, mengatakan, pasar dipilih sebagai salah satu tujuan.

"Sengaja di pasar karena semua strata masyarakat ada di pasar dan agar Sandiaga merakyat dengan kunjungan ke pasar," katanya.

Junaidi menambahkan, kunjungan Sandi ke Kabupaten Magetan merupakan kunjungan dengan agenda kampanye. Dia memastikan untuk pemilihan presiden tahun 2019 mendatang pasangan Prabowo Sandiaga akan meraih kemenangan.

"Pemilu mendatang kami yakin melebihi pemilu yang lalu dimana Prabowo meraup kemenangan hingga 53 persen," pungkasnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Terkini Lainnya

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Melalui Anaknya, Seorang Ibu Sumbang Sandiaga Uno Rp 500.000

Regional
Dukung Ma'ruf Amin, Ketua PWNU Jatim Sebut Masa Depan Negara di Tangan NU

Dukung Ma'ruf Amin, Ketua PWNU Jatim Sebut Masa Depan Negara di Tangan NU

Regional
Akar Masalah Mandeknya Dunia Riset Tanah Air Dinilai Belum Tersentuh Kedua Paslon

Akar Masalah Mandeknya Dunia Riset Tanah Air Dinilai Belum Tersentuh Kedua Paslon

Nasional
Menyangkut Masa Depan Bangsa, Pengamat Kecewa Imunisasi Tak Dibicarakan di Debat Ketiga

Menyangkut Masa Depan Bangsa, Pengamat Kecewa Imunisasi Tak Dibicarakan di Debat Ketiga

Nasional
Pengungsi Banjir Bandang di Jayapura Butuh Selimut dan Tenda

Pengungsi Banjir Bandang di Jayapura Butuh Selimut dan Tenda

Regional
Terbukti Bersalah, Mantan Direktur Keuangan Pertamina Tak Dihukum Uang Pengganti

Terbukti Bersalah, Mantan Direktur Keuangan Pertamina Tak Dihukum Uang Pengganti

Nasional
Atasi Pengangguran, Kedua Paslon Dinilai Tak Manfaatkan Infrastruktur yang Ada

Atasi Pengangguran, Kedua Paslon Dinilai Tak Manfaatkan Infrastruktur yang Ada

Nasional
2 Jenazah WNA Malaysia Korban Longsoran Air Terjun di Lombok Dipulangkan

2 Jenazah WNA Malaysia Korban Longsoran Air Terjun di Lombok Dipulangkan

Regional
Korban Ungkap Teroris di Selandia Baru Bingung dengan Denah Masjid

Korban Ungkap Teroris di Selandia Baru Bingung dengan Denah Masjid

Internasional
Ketika Matematika Digunakan untuk Menangani Wabah Penyakit

Ketika Matematika Digunakan untuk Menangani Wabah Penyakit

Edukasi
Polisi Tangkap 2 Penjambret Mahasiswi di Kupang, 1 Pelaku Ditembak

Polisi Tangkap 2 Penjambret Mahasiswi di Kupang, 1 Pelaku Ditembak

Regional
KPK Temukan Uang di Ruangan Menterinya, Ini Tanggapan Kementerian Agama

KPK Temukan Uang di Ruangan Menterinya, Ini Tanggapan Kementerian Agama

Nasional
Menurut Pengamat, Ini Alasan Mengapa Ma'ruf Tampil 'di Luar Ekspektasi' saat Debat Ketiga

Menurut Pengamat, Ini Alasan Mengapa Ma'ruf Tampil "di Luar Ekspektasi" saat Debat Ketiga

Nasional
Kekerasan Seksual Itu Bernama 'Revenge Porn', Apa Itu? Ini 6 Tandanya

Kekerasan Seksual Itu Bernama "Revenge Porn", Apa Itu? Ini 6 Tandanya

Edukasi
Banjir di Gunungkidul, Puluhan Kepala Keluarga Masih Mengungsi

Banjir di Gunungkidul, Puluhan Kepala Keluarga Masih Mengungsi

Regional

Close Ads X