BERITA POPULER NUSANTARA: Duduk Perkara Nisan Salib di Yogyakarta hingga Ibu Habibah Viral gara-gara Baliho Prabowo-Sandi

Kompas.com - 22/12/2018, 06:27 WIB
Makam Albertus Slamet Suagiardi, warga Purbayan, yang viral karena papa nama berbentuk salib dipotong saat pemakaman di makam Jambon, Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, Selasa (18/12/2018). Tribun Jogja/Christi Mahatma WardhaniMakam Albertus Slamet Suagiardi, warga Purbayan, yang viral karena papa nama berbentuk salib dipotong saat pemakaman di makam Jambon, Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, Selasa (18/12/2018).

KOMPAS.com - Penjelasan lengkap terkait kasus pemotongan kayu nisan berbentuk salib di makam Jambon, Kota Gede, Yogyakarta, menjadi topik menarik di Kompas.com hari Jumat (21/12/2018).

Pembaca memperoleh penjelasan dari berbagai pihak, dari tokoh masyarakat, Ketua RW, keluarga duka, kepolsian hingga pihak Kevikepan DIY.

Rangkaian penjelasan tersebut mengajak pembaca untuk melihat lebih dalam dan kritis terkait kasus yang sempat menjadi viral di media sosial itu.


Selain itu, kasus ledakan kapal di Sungai Musi juga menjadi sorotan. Polisi di Palembang terus memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab meledaknya perahu Jasa Mulya.

Berikut ini secara lengkap 5 berita populer Nusantara:

1. Klarifikasi lengkap kasus pemotongan nisan salib di Yogyakarta

Lokasi pemakaman almarhum Albertus Slamet Sugiardi di Jambon Purbayan RT 53/RW 13 Kota Gede Yogyakarta KOMPAS.com/Wijaya Kusuma Lokasi pemakaman almarhum Albertus Slamet Sugiardi di Jambon Purbayan RT 53/RW 13 Kota Gede Yogyakarta

Hasil penelusuran Kompas.com terkait kasus di Purbayan, Kotagede, Yogyakarta, menjelaskan secara lengkap duduk perkara kasus tersebut.

Sosok almarhum Albertus Slamet Sugihardi di kampung Purbayan dikenal baik dan tidak ada masalah apapun. Hal itu diakui salah satu tokoh masyarakat setempat, Bedjo Mulyono.

Lalu, penjelasan dari pihak Polsek Kotagede tentang kronologi pelarangan ibadah doa arwah yang dipindahkan ke Gereja Pringgolayan, melengkapi cara pandang pembaca melihat kasus tersebut.

Kemudian, hasil penelusuran Kevikepan DIY menjelaskan beberapa poin. Salah satunya adalah dugaan adanya pengaruh sekelompok orang pendatang di kampung yang memberikan tekanan baik secara fisik dan psikis kepada sebagian warga.

Baca selengkapnya: Klarifikasi Lengkap Pemotongan Nisan Salib di Makam Kotagede Yogyakarta

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Cerita di Balik Ustaz Abdul Somad Mundur dari PNS UIN Suska Riau

Regional
Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Pengakuan Pekerja Lokalisasi Sunan Kuning Sebelum Penutupan

Regional
Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Walau Palembang Diguyur Hujan Lebat, Tapi Lokasi Karhutla Masih Membara

Regional
Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Mari Bantu Siswa-siswi SD di Flores Agar Tak Lagi Pikul Air 5 Km untuk Siram Toilet

Regional
Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Kisah Dua Nenek Buta Kakak-Beradik yang Sakit-sakitan dan Setia Tinggal Bersama

Regional
Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Bupati Madiun Jamin Anak-anak Pengungsi Wamena Tak Putus Sekolah

Regional
Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Kisah Bocah 3,5 Tahun Penderita Tumor Ganas, Hanya Bisa Terbaring dengan Perut Sebesar Bola Basket

Regional
Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Ajudan Nekat Curi Uang Kapolres, Terdesak Cicilan Mobil hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Kecanduan Game Online, Puluhan Pelajar Diobati di Rumah Sakit Jiwa Solo

Regional
Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Kisah Relawan Jelajahi Gua Vertikal untuk Cari Air Bersih: Puluhan Tahun Akhirnya Kami Tidak Kekeringan Lagi

Regional
Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Dicabuli Guru Les Vokal hingga Hamil 8 Bulan, Siswi SMP Alami Trauma, Pilih Berhenti Sekolah

Regional
Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Joki Cilik Meninggal Saat Pacuan Kuda, Aktivis Kampanyekan #Stopjokicilik

Regional
Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Kopi Sumowono, Awalnya untuk Panti Asuhan Kini Harganya Rp 5 Juta Per Kg

Regional
Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Daftar 20 Desa di Sleman yang Dilewati Tol Jogja-Solo dan Jogja-Bawen

Regional
Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Duduk Perkara OTT Wali Kota Medan, demi Tutupi Biaya Perjalanan ke Jepang ...

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X