Cerita Risma Pantau Lokasi Amblesnya Jalan Gubeng dengan Kursi Roda

Kompas.com - 20/12/2018, 17:30 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat meninjau lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, untuk kedua kalinya, Kamis (20/12/2018). Risma harus menggunakan kursi roda karena mengalami cedera kaki. KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, saat meninjau lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, untuk kedua kalinya, Kamis (20/12/2018). Risma harus menggunakan kursi roda karena mengalami cedera kaki.

SURABAYA, KOMPAS.com — Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk kedua kalinya kembali mendatangi lokasi amblesnya Jalan Raya Gubeng, Surabaya, Kamis (20/12/2018) sore pukul 15.00 WIB.

Mengenakan setelan baju warna hitam, Risma dipandu stafnya menggunakan kursi roda ke area ambles Jalan Raya Gubeng.

Tangan kanan Risma terlihat memberi perintah kepada petugas gabungan yang bekerja menormalisasi amblesnya Jalan Raya Gubeng.

Sementara tangan kirinya terlihat menggenggam alat komunikasi handie talkie untuk berkoordinasi.

Baca juga: Risma ke Lokasi Amblesnya Jalan Gubeng, Gelar Rapat di Kantor Harian "Kompas"

Meski kondisi cedera yang diderita Risma belum pulih, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu tidak mau pemulihan jalan yang ambles berjalan dalam tempo relatif lama.

Risma, karena itu, aktif memberikan instruksi kepada tim yang bertugas memulihkan perbaikan jalan.

"Mobil PMK yang terparkir di dekat area amblesan diperintahkan untuk keluar," kata Risma.

Risma juga meminta agar lampu sorot dipasang karena tim dari Pemkot Surabaya akan bekerja selama 24 jam untuk perbaikan jalan yang ambles tersebut.

"Saya instruksikan dipasang dari sisi timur dan sisi barat Jalan Raya Gubeng," tambah Risma.

Baca juga: 34 Saksi Diperiksa Polisi dalam Kasus Amblesnya Jalan Raya Gubeng di Surabaya

Meski sakit, Risma mengaku tetap harus datang ke lokasi untuk mengoreksi pekerjaan tim gabungan yang sedang bertugas.

"Mobil PMK ini kan nambahi beban, mereka enggak ngerti kan. Kalau aku enggak nyuruh pergi bahaya sekali itu," tutur Risma.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Hasil Seleksi Pilkades Cianjur Ricuh, Massa yang Kecewa Bakar Ban hingga Sepeda Motor

Regional
Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Ketua PWI Aceh Barat Dikeroyok 5 Orang, Sebelumnya Beritakan Kasus Acaman Terhadap Jurnalis

Regional
[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

[POPULER NUSANTARA] 2 Pengasuh PAUD Jadi Tersangka | Nikah 7 Tahun, Istri Baru Tahu Suaminya TNI Gadungan

Regional
Kapal Pelindo 'Kencing' di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Kapal Pelindo "Kencing" di Tengah Laut, Diduga Jual Minyak Ilegal ke Singapura

Regional
Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Antisipasi Virus Corona, Batam Siagakan 11 Thermal Scanner di Pelabuhan dan Bandara

Regional
Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Cerita Perempuan Pengantin Pesanan China: Setiap Hari Kepala Saya dipukul (1)

Regional
Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Industri Batik Kulon Progo Mulai Pakai Mesin yang Ubah Limbah Jadi Air Baku

Regional
Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Fakta di Balik Pasutri Dibacok Tetangga gara-gara Kentut, Sakit Hati hingga Terancam 8 Tahun Penjara

Regional
5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

5 Kisah Kegigihan Pengumpul Uang Koin, Bayar Persalinan hingga Gunakan Kaleng Bekas Oli

Regional
Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Fakta Kapal Tanker MT Horizon Dirompak di Selat Riau, Terjadi Saat ABK Tertidur Pulas

Regional
Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Bukti Minim, Polisi Simpulkan Balita yang Ditemukan Tanpa Kepala Tewas akibat Jatuh ke Parit

Regional
Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Pabrik Mi Sohun Bercampur Kaporit dan Kecoa di Banyuasin Sudah Beroperasi Selama 25 Tahun

Regional
Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Nenek yang Ditendang Pria di Pasar karena Dituduh Mengutil Ternyata Hidup Sebatang Kara

Regional
80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

80 Boks Keran Air Stadion Jatidiri Semarang Dicuri, Kerugian Capai Rp 135 Juta

Regional
Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Komplotan Pencuri Material Proyek Stadion Jatidiri Semarang Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X