Kompas.com - 20/12/2018, 13:04 WIB
Lahan pertanian milik warga di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, rusak dihajar banjir bandang, Rabu (19/12/2018). Tigor Munthe/KOMPAS.comLahan pertanian milik warga di Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi, rusak dihajar banjir bandang, Rabu (19/12/2018).

DAIRI, KOMPAS.com-Aktivitas penebangan di kawasan hutan Desa Bongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Kabupaten Dairi ternyata sudah cukup lama berlangsung. Ini diduga menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir bandang.

Warga desa sudah mengetahui hal itu, terutama para petani, termasuk Jaludin Boang Manalu (68), salah seorang korban hilang pascabanjir bandang menghajar wilayah itu, Selasa (18/12/2018) sore.

"Sudah tahu bapak itu, kalau ada penebangan pohon di gunung, tak jauh dari perladangan milik bapak," ungkap Janes Boang Manalu, salah seorang putra Jaludin, Rabu (19/12/2018).

Pernah, kata Janes, dia mempersoalkan aksi penebangan di hulu atau di perbukitan itu.

Kelak, jika itu berlangsung terus menerus akan membuat hutan rusak dan suatu saat bisa menimbulkan bencana longsor dan banjir.

"Saya pernah bilang sama bapak agar itu dilawan penebangan pohon di hutan. Tapi beliau tidak mau. Tak mau ribut kata bapak kala itu," sambung Janes, yang memang sudah berdomisili di Pematangsiantar.

Baca juga: Tiga Korban Banjir Bandang Dairi Ditemukan, 1 Korban Ditemukan di Aceh

Menurut Janes, ayahnya melarang dia mempersoalkan penebangan pohon, karena ada juga warga satu kampung yang ikut bekerja di sana.

"Tahulah orangtua kan. Tak mungkin lagi kami desak. Makanya kami biarkan saja aksi penebangan pohon di gunung itu," sambungnya.

Janes sampai meyakinkan Jaludin, bahaya bencana kelak juga akan mengancam keluarga mereka jika aksi penebangan pohon terus berlangsung.

"Ini lah jadinya. Apa yang pernah saya sampaikan kepada bapak, banjir bandang terjadi. Saya menduga ini terjadi akibat penggundulan hutan di gunung sana," tukas Janes.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.