Siswa Dipukuli karena Telat Bayar Kos, Guru Ditangkap Polisi

Kompas.com - 19/12/2018, 18:29 WIB
Oknum guru berinisial SL diamankan polisi setelah melakukan pemukulan terhadap seorang siswanya, karena telat bayar uang kos di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Inhu, Riau, Rabu (19/12/2018). KOMPAS.com/IDON TANJUNGOknum guru berinisial SL diamankan polisi setelah melakukan pemukulan terhadap seorang siswanya, karena telat bayar uang kos di Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Inhu, Riau, Rabu (19/12/2018).

 

PEKANBARU, KOMPAS.com - Seorang guru sekolah berinisial SL melakukan kekerasan terhadap seorang siswanya, PL, karena telat membayar uang kos.

Pelaku warga Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, itu akhirnya ditangkap polisi.

Paur Humas Polres Inhu Bripka Misran mengatakan, pelaku ditangkap oleh Polsek Rengat Barat setelah mendapat laporan dari keluarga korban, Selasa (18/12/2018) kemarin.

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan barang bukti 1 batang pipa paralon instalasi listrik sepanjang satu meter.

"Pelaku SL adalah guru korban di salah satu sekolah di Kecamatan Rengat Barat. Dan korban tinggal di kos-kosan milik pelaku," sebut Misran saat dikonfirmasi Kompas.com, Rabu (19/12/2018).

Baca juga: Polisi Sebut Bahar bin Smith Aktor Intelektual Kasus Penganiayaan Anak

Dia mengatakan, motif pelaku memukul korban diduga karena korban telat membayar uang kos.

"Motif diduga telat bayar kos. Aksi pemukulan dilakukan pelaku di kos-kosan di Desa Talang Jerinjing. Korban mengalami luka dan memar di tubuhnya," ungkap Misran.

Dia menjelaskan, pengungkapan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur ini berawal dari laporan keluarga korban ke Polsek Rengat Barat.

"Sehari sebelumnya, Senin (17/12/2018), keluarga korban mendapat telepon dari temannya yang mengatakan bahwa anak pelapor dianiaya oleh bapak kosnya," ujar Misran.

Atas informasi tersebut, sambung dia, pelapor langsung berangkat ke kos-kosan korban melakukan pemeriksaan terhadap badan korban.

"Setelah diperiksa oleh pelapor, ditemukan luka dan memar bekas dipukul," kata Misran.

Pihak keluarga tidak terima jika korban diperlukan dengan cara kekerasan, sehingga melapor ke Polsek Rengat Barat.

"Pelaku diamankan di rumahnya. Saat ini dilakukan penahanan untuk penyidikan lebih lanjut," jelas Misran.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Ditingkatkan ke Penyidikan

Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Kepala Imigrasi Entikong Ditingkatkan ke Penyidikan

Regional
Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang: Saya Pakai Jilbab sejak SMP, Iman Saya Tidak Goyah

Siswi Non-Muslim SMKN 2 Padang: Saya Pakai Jilbab sejak SMP, Iman Saya Tidak Goyah

Regional
Wali Kota Salatiga Nyaris Gagal Divaksin karena Tensi Darah Naik

Wali Kota Salatiga Nyaris Gagal Divaksin karena Tensi Darah Naik

Regional
Keluar Lapas untuk Nikahkan Anaknya, Napi Narkotika Ini Menangis

Keluar Lapas untuk Nikahkan Anaknya, Napi Narkotika Ini Menangis

Regional
Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat

Soal Kewajiban Jilbab bagi Siswi, Kepala SMKN 2 Padang Siap Dipecat

Regional
Viral Acara PDI-P Bali Buka Masker Tiup Lilin dan Suap-suapan Sendok yang Sama, Begini Penjelasannya

Viral Acara PDI-P Bali Buka Masker Tiup Lilin dan Suap-suapan Sendok yang Sama, Begini Penjelasannya

Regional
Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Sudah Divaksin tapi Danrem 162 Wira Bhakti Positif Covid-19, Ini Penjelasannya

Regional
34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

34.400 Vaksin Sinovac Tiba di Kalbar, Masih Prioritaskan Tenaga Kesehatan

Regional
Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Masa Tanggap Darurat Gunung Ile Lewotolok Diperpanjang

Regional
Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Wabup Banyumas Usai Disuntik Vaksin Covid-19: Jarumnya Kecil, Jadi Enggak Sakit

Regional
Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Seorang Anggota TNI Dikeroyok hingga Babak Belur, Polisi Buru Pelaku

Regional
Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Hanya 3 Pejabat di Kebumen yang Lolos Skrining Vaksinasi Covid-19

Regional
KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

KPU Tetapkan Muh Basli Ali-Saiful Arif sebagai Pemenang Pilkada Selayar

Regional
Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Digugat Anak Kandungnya soal Tanah Hasil Jadi TKW, Ramisah: Tanah Ini Saya Beli bersama Suami

Regional
Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Otak Perampokan Bersenpi di Semarang Ternyata Orang Dalam Perusahaan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X