Jalan Gubeng di Surabaya Tiba-tiba Ambles Sedalam Lebih dari 15 Meter

Kompas.com - 19/12/2018, 00:14 WIB
Lokasi jalan ambles di jalan Raya Gubeng Surabaya, Selasa (18/12/2018) malam KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALLokasi jalan ambles di jalan Raya Gubeng Surabaya, Selasa (18/12/2018) malam

SURABAYA, KOMPAS.com - Beberapa bagian jalan di Jalan Raya Gubeng Surabaya ambles lebih dari 15 meter, Selasa (18/12/2018) malam. Belum diketahui penyebab amblesnya jalan tersebut.

Pantauan Kompas.com, lokasi ambles tidak jauh dari lokasi proyek basement Rumah Sakit Siloam Jalan Raya Gubeng. Jalan itu pun ditutup sejak pukul 22.00 WIB.

Lokasi jalan yang ambles lebih dari lebar jalan yang bisa digunakan oleh 4 kendaraan roda 4. Sementara panjangnya diperkirakan sekitar 10 meter. Adapun kedalaman ambles diperkirakan lebih dari 15 meter.

Baca juga: Taxiway Ambles, Lion Air Gagal Terbang di Bandara Juanda, 195 Penumpang Diturunkan

Hingga pukul 23.45 WIB, lokasi sudah disterilkan dari jarak 50 meter. Tim gabungan dari Satpol PP dan Linmas, pemadam kebakaran, polisi, TNI dan relawan Tagana Kota Surabaya terlihat sedang melakukan pendataan.

Akibat peristiwa itu, jalan raya Gubeng Surabaya ditutup total. Jalan menuju lokasi ambles juga mulai dibatasi hanya boleh dilewati oleh kendaraan roda dua.

Baca juga: Sebelum Ambruk, Bangunan 5 Lantai Ponpes Al Azhar Ditengarai Sudah Ambles



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Detik-detik Jazz Tabrak Truk Parkir hingga Membuat 1 Penumpang Tewas

Regional
Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Sulut Kembali Catatkan Rekor Penambahan Kasus Covid-19, Diduga akibat Libur Akhir Tahun

Regional
Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Saat Bermain, Anak-anak Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air SJ 182

Regional
Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Mesum di Kamar Hotel dengan Wanita Lain, Oknum PNS Digerebek Istri, Begini Ceritanya

Regional
Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Tipu Warga soal Jual Beli Tanah, Oknum Kades di Demak Ditahan

Regional
Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Wakil Ketua DPRD Jadi Tersangka Kasus Perusakan Hutan

Regional
Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Kapal Nelayan Karam Ditabrak Kapal Tanker, 12 ABK Hilang, Hanya 2 Selamat

Regional
Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Karyawan BRI Alihkan Dana KUR untuk Beli Motor Bekas, Negara Rugi Rp 1 M

Regional
Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Haji Permata Tewas Tertembak, Massa KKSS Datangi Bea Cukai Kepri

Regional
Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Hari Ini Kasus Covid-19 di Bali Meroket, Tertinggi sejak Pandemi, Ini Penyebabnya

Regional
Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Permukiman di Medan Ini Banjir Selama 1,5 Bulan, Begini Penjelasan Dinas PU

Regional
Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Keraton Yogyakarta Bantah Adanya Pencopotan Jabatan GBPH Prabukusumo

Regional
Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Sedang Antre Diperbaiki, Satu Kapal Tongkang Batu Bara Kembali Terdampar di Tegal

Regional
Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Cabuli 13 Anak, Seorang Penjaga Masjid Diancam Hukuman Kebiri

Regional
Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Penyebar Kabar Hoaks Meninggalnya Mayor Sugeng Setelah Divaksin Ternyata Napi Kasus Pembunuhan, Pelaku Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X