Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Kompas.com - 18/12/2018, 19:35 WIB
Nella Karisma hadir pemeriksaan kasus kosmetik ilegal di Mapolda Jatim, Selasa (18/12/2018) KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALNella Karisma hadir pemeriksaan kasus kosmetik ilegal di Mapolda Jatim, Selasa (18/12/2018)


SURABAYA, KOMPAS.com - Artis dangdut Nella Kharisma mengaku dicecar 30 pertanyaan selama 4 jam oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Jawa Timur dalam pemeriksaan, Selasa (18/12/2018).

Dia mengaku menjawab pertanyaan penyidik dengan jujur.

"Ada 30 pertanyaan tadi, ya dijawab dengan sejujur-jujurnya," kata pelantun lagu Jaran Goyang ini ditemui saat keluar dari ruangan Ditreskrimsus Polda Jawa Timur, Selasa sore.

Nella Kharisma datang ke ruang penyidikan pukul 11.00 WIB dan baru keluar ruangan pukul 17.30 WIB. Namun, Nella mengaku hanya diperiksa selama 4 jam.

"Di ruangan tadi banyak santainya. Bapak-bapaknya juga baik-baik," ucapnya.

Baca juga: Nella Kharisma Hadiri Pemeriksaan Kasus Kosmetik Oplosan di Polda Jatim

Sayangnya Nella enggan menjelaskan detil tentang endorse produk kosmetik yang membuatnya diperiksa polisi.

"Nanti ya, biar penyidik yang menjelaskan," ujarnya.

Nella Kharisma dan sejumlah artis disebut menerima endorse dari pemilik usaha kosmetik oplosan asal Kediri Jawa Timur yang kini ditahan polisi.

Selain Nella Kharisma, polisi juga menyebut inisial 5 artis lainnya yakni VV, NR, MP, DJB, dan DK. Artis-artis tersebut secara bergantian akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus tersebut.

Kasubdit Tipidter Ditreskrimsus Polda Jawa Timur AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, yang akan digali polisi dari para artis yang mendapatkan endorse dari pemilik usaha kosmetik ilegal antara lain terkait hubungan artis bersangkutan dengan tersangka pemilik usaha kosmetik ilegal serta seputar proses endorse produk kosmetik.

"Fakta dan keterangan saksi artis diperlukan untuk melengkapi berkas kasus yang sedang ditangani," jelasnya.

Seperti diberitakan, polisi membongkar usaha ilegal milik tersangka KIL, pengusaha produk kecantikan yang produknya tidak memiliki izin edar dari BPOM.

Selain produk kecantikan seperti krim, cairan pembersih wajah, bedak, serum dan masker, pelaku juga memproduksi obat-obatan untuk kecantikan.

Produk kosmetik yang dijual pelaku berasal dari bahan-bahan produk kosmetik merek terkenal seperti, Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Viva Lotion, Sabun Papaya, Vasseline, Sriti dan sebagainya. 

Kompas TV Alat yang digunakan cukup modern, namun tidak meninggalkan kesan 80-an.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X