Empat Kabupaten di Riau Masih Terdampak Banjir Parah

Kompas.com - 18/12/2018, 17:05 WIB
Banjir di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (18/12/2018). KOMPAS.com/IDON TANJUNGBanjir di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Riau, Selasa (18/12/2018).

PEKANBARU, KOMPAS.com - Sejumlah kabupaten di Provinsi Riau masih dilanda banjir. Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, banjir masih melanda empat daerah.

"Yang terpantau saat ini dari koordinasi dan laporan ke posko, itu masih empat kabupaten yang masih cukup besar banjir, yakni Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Rokan Hilir dan Pelalawan," kata Kepala BPBD Riau Edwar Sanger pada Kompas.com, Selasa (18/12/2018).

Dari empat kabupaten yang masih terdampak banjir ini, BPBD Riau terus koordinasi dengan BPBD di kabupaten setempat.

"Kemarin, Senin (17/12/2018), Bapak Gubernur Riau (Wan Thamrin Hasyim) juga sudah langsung turun ke lokasi banjir di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, dan menyerahkan tambahan bantuan berupa beras 1 ton, indomie 200 kotak, air mineral, obat-obatan dan lainnya," sebut Edwar.

Baca juga: Jauh dari Dapur Umum, Korban Banjir di Kampar Riau Susah Dapatkan Makan

Menurut dia, saat ini banjir di sejumlah titik sudah mulai surut. Seperti di Pekanbaru, warga sudah mulai kembali ke rumahnya masing-masing.

"Saya dapat informasi dari teman-teman di Pekanbaru, banjir sudah surut dan warga saat ini membersihkan rumah-rumah dari sisa banjir," kata Edwar.

Selain itu, lanjut dia, sejumlah wilayah di Kampar juga sudah mulai surut. Karena pihak PLTA Koto Panjang sudah mulai menutup pintu yang dibuka sebelumnya.

"Sebagian banjir sudah surut. Dan tentu saat ini tinggal sisa-sisa banjir yang berada di hilir. Memang sekarang ini saya lihat banjir di Pelalawan lagi kan. Karena nanti muaranya setelah dari Kampar, ini akan ke Pelalawan. Pelalawan nanti (air) akan bermuara di beberapa sungai," ujar Edwar.

Dia menyebutkan, banjir yang lebih parah saat ini yakni Kampar dan Pelalawan. Sebab air Sungai Kampar yang meluap, kemudian surut dan mengalir ke arah Pelalawan.

Baca juga: Desa di Kampar Riau Ini Sudah 15 Hari Kebanjiran, Warga Butuh Bantuan

"Kita berdoa semoga banjir ini cepat hilang. Dan kita mengimbau masyarakat tetap waspada. Terutama orangtua agar mengawasi putra dan putrinya," tutup Edwar.

Sementara itu, banjir terpantau di Desa Buluh Cina, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar. Sejumlah warga beraktivitas menggunakan sampan dan juga sebagian ada perahu mesin.

Hingga hari ini, banjir di Desa Buluh Cina sudah memasuki hari ke-16. Sejumlah warga masih bertahan di rumah, dan sebagian lagi masih mengungsi ke rumah keluarganya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Diduga Bodong, Polda Jatum Sita 2 McLaren, hingga 4 Ferrari

Regional
4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

4 Desa di Dharmasraya Terendam Banjir 3 Meter, Ratusan KK Terisolasi

Regional
Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Polisi Pulangkan 3 Warga yang Terlibat Kerusuhan Saat Penggusuran Tamansari

Regional
Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Tiba di Trenggalek, Jenazah TKI Korban Pembunuhan di Malaysia Disambut Ratusan Warga

Regional
Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Warga Tamansari Digusur, Predikat Bandung Kota Peduli HAM Dikritisi

Regional
9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

9 Bulan Tak Gajian, Petugas Kebersihan Demo di Jalan Trans Sulawesi

Regional
BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap di Lokasi Temuan Jejak Harimau Sumatera

Regional
Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Ular Piton Sepanjang 1 Meter Berkeliaran di Balai Kota Surakarta

Regional
Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Bupati Bogor Sebut UN Jadi Masalah Besar bagi Siswa di Indonesia

Regional
Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Menolak Diajak Pulang, Seorang Istri Tewas Ditusuk 8 Kali oleh Suaminya

Regional
Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Kerap Resahkan Penumpang, 2 Calo Tiket di Pelabuhan Sekupang Ditangkap

Regional
Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Kronologi Sopir Taksi Online Dibegal Penumpangnya dan Ditinggalkan di Pinggir Jalan

Regional
Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Cabuli Balita 3 Tahun di Kupang, Pria Asal Liliba Ini Ditangkap

Regional
Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Angin Kencang Terjang Jember, Pohon Roboh di 7 Lokasi

Regional
Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Ratusan Hektar Sawah di Kampar Terancam Gagal Panen Akibat Banjir

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X