KPU Maluku Utara Digugat ke PTUN Lantaran Abaikan Rekomendasi Bawaslu

Kompas.com - 18/12/2018, 15:54 WIB
Ilustrasi pengadilan. ShutterstockIlustrasi pengadilan.

AMBON, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara digugat ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Ambon oleh tim kuasa hukum pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku Utara, Ahmad Hidayat Muis-Rifai Umar.

Gugatan dilayangkan ke PTUN Ambon lantaran KPU Maluku Utara dinilai tidak mengindahkan rekomendasi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang meminta KPU mendiskualifikasi calon petahana yang telah ditetapkan sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih, Abdul Gani Kasuba- Al Yasin (AGK-Ya) di Pilkada Maluku Utara.

Saat ini sidang gugatan terhadap KPU telah memasuki tahap pembacaan gugatan dari kuasa hukum penggugat dan jawaban dari tergugat yakni KPU.

“Kami menggugat KPU ke PTUN karena mereka tidak menindaklanjuti rekomendasi KPU yang meminta agar calon petahana didiskualifikasi,”kata Abdullah Kahar, Ketua Tim Kuasa Hukum pasangan Ahmad Hidayat Muis-Rifai Umar kepada wartawan usai sidang di PTUN Ambon, Selasa (18/12/2018).

Baca juga: KPU Maluku Utara Tetapkan Abdul Gani Kasuba dan Al Yasin sebagai Gubernur dan Wagub Terpilih

Dia menjelaskan, gugatan ke PTUN Ambon telah dilayangkan pihaknya sejak 15 November lalu sebelum MK memutuskan hasil sengketa Pilkada Maluku Utara. Menurutnya pihak KPU harusnya mematuhi peraturan dengan menjalankan rekomendasi Bawaslu.

“Sebab dalam rekomendasi Bawaslu bernomor BA.RP-BWS.MU/X/2018 ke KPU untuk membatalkan keikutsertaan pasangan calon petahana itu sifatnya wajib,”katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam rekomendasi itu, Bawaslu secara tegas meminta agar KPU membatalkan keikutsertaan pasangan Abdul Gani Kasuba-Al Yasin di Pilkada Maluku Utara.

Adapun kata Abdullah, rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah gubernur Abdul Gani Kasuba melanggar administrasi pemilu dimana dia menggantikan sejumlah pejabat pemda Maluku Utara saat masa kampanye berlangsung tanpa ada surat izin dari Mendagri.

“Dalam undang-undang nomor 10 pasal 71 ayat 2,3, 4 itu dijelaskan semuanya terkait sanksinya. Jadi nanti kami juga akan hadirkan Bawaslu pada sidnag pekan depan,” ujarnya.

Baca juga: Jelang Penetapan Paslon, Kantor KPU Maluku Utara Dipagari Kawat Berduri

Sementara itu Divisi Hukum KPU Maluku Utara, Buhari Mahmud yang ditemui di PTUN Ambon mengatakan sesuai hasil kajian KPU, pihaknya tidak dapat menindaklanjuti rekomendasi Bawaslu lantaran tidak memiliki bukti.

“Sesuai PKPU nomor 13 tahun 2014 maka rekomendasi itu kami tidak bisa tindaklanjuti karena tidak terbukti, karena faktanya setelah kita cek ada izin dari mendagri terhadap pelantikan pejabat oleh gubernur,”katanya.

Dia menambahkan KPU pada prinsipnya tetap mengormati proses hukum yang berlangsung di PTUN dan akan menunggu hasil putusan. Namun menurut dia sidang di PTUN bukan lagi masalah sengketa pemilu, namun sengketa biasa.

“Hari minggu kemarin KPU juga telah menetapkan pemenang pilkada Maluku Utara berdasarkan amar putusan dari MK, jadi soal hasil itu sudah selesai,” katanya. 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.