Survei: Elektabilitas Prabowo-Sandiaga di Bawah Jokowi-Ma'ruf di Jatim, tapi Unggul di Madura

Kompas.com - 18/12/2018, 09:14 WIB
Rilis survei Pilpres 2019 The Initiative Institute, Senin (17/12/2018) di Surabaya KOMPAS.com/ACHMAD FAIZALRilis survei Pilpres 2019 The Initiative Institute, Senin (17/12/2018) di Surabaya


SURABAYA, KOMPAS.comElektabilitas pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berada di bawah pasangan Jokowi-Ma'ruf di Jawa Timur pada lima bulan jelang pemungutan suara Pilpres 2019.

Pasangan nomor urut 02 itu hanya unggul atas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Pulau Madura.

Hasil survei The Initiative Institute yang digelar pada 10-18 Oktober kepada 5.500 responden yang menyebar di 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur menyebut, elektabilitas pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin unggul dengan angka 57,7 persen, sementara pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 19,7 persen.

"Jumlah swing voters lebih tinggi dari angka pendukung Prabowo-Sandi, yakni 21,1 persen," kata CEO The Initiative Institute Airlangga Pribadi, Senin (17/12/2018).


Baca juga: Hadiri Kopdar Ojek Online, Prabowo Sebut Argo Murah Beratkan Pengemudi

Sementara itu, pasangan Prabowo-Sandi unggul di sejumlah daerah di Madura, yakni Bangkalan, Sampang, dan Pamekasan, dengan angka 43 persen.

Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin mendapatkan angka 20,5 persen, sementara swing voters mencapai 36,5 persen.

Airlangga mengatakan, lemahnya elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Amin di Madura karena selain swing voters yang tinggi, juga karena tidak adanya fatwa ulama untuk menguatkan pilihan kepada Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Di Madura, dukungan ulama sangat penting," ujar dia.

Di tiga wilayah kultur lainnya, Jokowi-Ma'ruf Amin tercatat unggul. Di wilayah yang meliputi Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Lamongan, Mojokerto, Jombang, dan Malang Raya, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 72,2 persen, Prabowo-Sandi 17,5 persen, dan swing voters 10,3 persen.

Wilayah Pendalungan yang meliputi Lumajang, Jember, Bondowoso, Situbondo, Banyuwangi, Kabupaten/Kota Pasuruan, dan Kabupaten/Kota Probolinggo, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 51,7 persen, Prabowo-Sandi 20,5 persen, dan swing voters 27,8 persen.

Sementara di wilayah Mataraman yang meliputi, Kabupaten/Kota Blitar, Kabupaten/Kota Kediri, Tulungagung, Pacitan, Trenggalek, Ponorogo, Madiun, Nganjuk, Ngawi, Magetan, Tuban, dan Bojonegoro, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul 60,2 persen, Prabowo-Sandi 17,4 persen, dan swing voters 22,4 persen.

Baca juga: Kubu Prabowo-Sandi Ingin Dirikan Markas di Solo, Ini Kata FX Rudy

Dewan Pengarah Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) Khofifah Indar Parawansah menyebut, untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Madura memang diperlukan cara khusus.

"Kesamaan misi memang harus dibangun lebih intensif lagi dengan masyarakat langsung, figur ulama dan dengan figur yang memiliki pengaruh kuat di Madura," ujar dia.

Cara itu efektif dilakukan berkaca pada strateginya di Pilkada Jatim beberapa bulan lalu. Karenanya, Khofifah-Emil menang di tiga daerah di Madura.

Catatan tim kampanye daerah Jokowi-Ma'ruf Amin, perolehan suara Prabowo-Hatta se-Madura di Pilpres 2014 sebanyak 830.968 suara.

Sementara Jokowi-JK berjumlah 692.631 suara. Berarti Prabowo-Hatta unggul 138.337 suara dari Jokowi-JK saat itu.

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X