Baca Buku hingga Berpantun, Aturan Baru Ridwan Kamil bagi ASN di Jabar

Kompas.com - 17/12/2018, 19:05 WIB
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, beberapa waktu lalu. KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIGubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat ditemui di Gedung Sate, beberapa waktu lalu.


BANDUNG, KOMPAS.com - Lebih dari 3 bulan Ridwan Kamil menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat.

Selain membawa terobosan dalam program kemasyarakatan, ragam aturan baru diberlakukan bagi para aparatur sipil negara ( ASN).

Diantaranya, pria yang akrab disapa Emil itu mewajibkan para pegawai Pemprov Jabar khsusunya kepala dinas untuk membaca buku.

"Kami bikin tradisi baru, Kadis dan ASN wajib baca buku. Tiap akhir bulan harus memaparkan apa hasil bacaannya. Ini bagian dari upaya peningkatan kecerdasan kompetensi kepala dinas," ujar Emil di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Senin (17/12/2018).

Baca juga: Biocompound dan Peyeumisasi, Strategi Pemkot Bandung Kurangi Sampah

Selain itu, para kepala dinas juga mesti berpantun di awal dan akhir pidato pada tiap rapat. Emil mengatakan, pantun itu bagian dari estetika dalam berbicara dan melatih kreativitas.

"Tradisi baru awal dan akhir pidato harus ada pantun ya soal estetika berbicara saja," ungkapnya.

Tahun depan Emil juga akan menerapkan aplikasi penilaian kinerja pegawai. Aplikasi itu akan memberi laporan soal kualitas kerja seorang pegawai.

"Akan ada penerapan aplikasi buat ASN dimana aplikasi ini akan menemukan PNS yang malas kerja akan ketahuan, sudah dipraktikkan di Kota Bandung dan akan diaplikasikan di Jabar," kata Emil.

Penilaian itu juga berlaku dalam lingkup kedinasan. Emil mengatakan, tiap dinas akan diberikan rapor evaluasi kinerja. Penilaian dilakukan berkala dari bulanan hingga tahunan.

"Dinas itu di akhir tahun ada zona merah, kuning, hijau, per akhir bulan. Dievaluasi per empat bulan yang zona hijau semua dapat hadiah apresiasi, artinya semua target pimpinan dilaksanakan maksimal. Teori reward punishment mah selalu ada," jelasnya. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

KA Lokal Merak-Rangkasbitung Kembali Beroperasi 9 Agustus, Ini Jadwalnya

Regional
Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Rapid Test Reaktif, Ibu Melahirkan di RS Tanpa Bantuan Tenaga Medis, Bayinya Meninggal: Saya Kecewa...

Regional
Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Pemkot Bengkulu Beri Kuota Internet Gratis untuk Siswa dan Guru SMP

Regional
Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Kantor PDI-P Cianjur Dilempar Bom Molotov, Pintu Depan Terbakar

Regional
1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

1 Kecamatan di Trenggalek Jadi Zona Hijau, 3 SMP akan Gelar Belajar Tatap Muka

Regional
6 Pasien Covid-19 di Banyumas Meninggal, Satu Kampung di-Lockdown

6 Pasien Covid-19 di Banyumas Meninggal, Satu Kampung di-Lockdown

Regional
INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

INACA Kampanyekan Terbang Aman di Tengah Wabah Covid-19

Regional
Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Cerita Jonathan Belajar Online, Jual Pempek demi Beli Kuota Internet

Regional
Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Penjelasan RS Terkait Ibu yang Kehilangan Bayinya karena Tak Dihiraukan Petugas Saat Persalinan

Regional
Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat Berkat Layar Terpal

Terkatung 12 Hari di Laut Natuna, Kapal Nelayan Selamat Berkat Layar Terpal

Regional
Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Guru TK Dilecehkan Kepala Sekolah Dalam Ruangan, Bajunya Ditarik hingga Robek

Regional
Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Niat Cari Kerja ke Pontianak, Warga Jombang Kabur ke Hutan karena Positif Corona, Ini Kisahnya...

Regional
Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Kota Madiun Lombakan Kedisiplinan Protokol Kesehatan Covid-19, Juara Satu Dapat Satu Ton Beras

Regional
Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Pasar Cihapit Jadi Tongkrongan Anak Muda Gaul di Bandung, Dulunya Kamp Tawanan Jepang

Regional
Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Berebut Tanah Yayasan, Ibu dan Anak di Purbalingga Saling Lapor ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X