Waspadai Siklon Tropis Kenanga di Beberapa Wilayah Ini

Kompas.com - 17/12/2018, 12:35 WIB
Waspada siklon kenanga beberapa hari ke depan. Situs resmi BMKGWaspada siklon kenanga beberapa hari ke depan.
Penulis Mela Arnani
|
Editor Bayu Galih

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memberikan peringatan kepada masyarakat untuk mewaspadai siklon tropis yang akan terjadi beberapa hari ke depan.

Siklon tropis yang diberi nama Kenanga ini memiliki kecepatan angin maksimum di dekat pusat siklonnya mencapai 40 knot atau sekitar 75 km/jam.

Dilansir dari situs resmi BMKG, bibit siklon terdeteksi berkembang sejak Rabu (12/12/2018) lalu di wilayah Samudra Hindia. Setelah itu, menjadi siklon tropis tiga hari kemudian, Sabtu (15/12/2018) pada jarak sekitar 1.400 kilometer dari Bengkulu sebelah barat daya Pulau Sumatera.

Menurut BMKG, siklon tropis akan cenderung bergerak ke arah barat daya menjauhi wilayah Indonesia dan diprakirakan berada sekitar 2.754 kilometer dari wilayah Indonesia dalam 72 jam ke depan.


Siklon ini memberikan dampak tidak langsung berupa peningkatan angin di sebagian wilayah pesisir barat pulau Sumatera dan peningkatan ketinggian gelombang 2,5-4,0 meter di perairan Kepualauan Mentawai hingga Selat Sunda.

Peningkatan kecepatan angin cenderung disebabkan oleh aliran massa udara dari selatan Indonesia bagian Tengah.

Baca juga: Siklon Tropis Kenanga Muncul, Ini Dampaknya untuk Wilayah Indonesia

Peningkatan kecepatan angin diprakirakan dapat terjadi di pulau Jawa seperti Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Dominasi massa udara dari selatan cenderung mengurangi curah hujan di sebagian wilayah pulau Sumatera dan Jawa. Tapi, akan meningkatkan intensitas hujan di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur.

Berikut beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat pada 17-19 Desember 2018.

1. Kalimantan Tengah
2. Kalimantan Selatan
3. Kalimantan Timur
4. Sulawesi Barat
5. Sulawesi Selatan
6. Sulawesi Tenggara
7. Sulawesi Tengah
8. Sulawesi Utara
9. Maluku Utara
10. Papua Barat
11. Papua

Sementara, pada 20-23 Desember 2018 diprakirakan aliran udara dingin dari Asia akan kembali masuk wilayah Indonesia dan membentuk area konvergensi serta kembali memicu peningkatan curah hujan di Indonesia bagian barat.

Berikut 15 wilayah Indonesia yang berpotensi hujan lebat pada 20-23 Desember 2018:
1. Sumatera Barat
2. Bengkulu
3. Riau
4. Jambi
5. Sumatera Selatan
6. Lampung
7. Bangka Belitung
8. Kepulauan Riau
9. Banten
10. DKI Jakarta
11. Jawa Barat
12. Daerah Istimewa Yogyakarta
13. Jawa Timur
14. Kalimantan Barat
15. Kalimantan Tengah

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Untuk informasi cuaca terkini, masyarakat dapat menghubungi kantor BMKG terdekat, menghubungi call center, situs resmi BMKG, dan media sosial BMKG.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Bupati Talaud Terpilih Tunggu Keputusan Kemendagri: Hasil Pertemuan Harus Dilantik

Regional
Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Cerita Pasutri Yanto dan Riska Bayar Persalinan Pakai Koin: Hasil Nabung Selama 9 Bulan

Regional
Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Partai Golkar Sumut Gelar Fit and Proper Test Calon Kepala Daerah

Regional
Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Dosen UGM Ciptakan Lidah Elektronik untuk Deteksi Makanan Halal

Regional
Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Rawan Bencana, BPBD Cianjur Siagakan 1.800 Retana di 32 Kecamatan

Regional
Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Cerita Buruh Tani yang Rela Keluarkan Rp 2 Juta untuk Ikut Kirab Keraton Agung Sejagat

Regional
Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Cerita Riska Nekat Bayar Biaya Persalinan Rp 1 Juta Pakai Koin: Saya Sempat Was-was...

Regional
Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Puskesmas Kembalikan Uang Koin Biaya Persalinan Pasutri Riska dan Yanto, Ini Alasannya

Regional
Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Bakar Lahan untuk Usir Monyet, Seorang Kakek di Pekanbaru Ditangkap

Regional
Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Resmikan Masjid, Gubernur Edy: Kita Namakan Masjid Gubsu Biar Adil...

Regional
Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Soal Sunda Empire, Dedi Mulyadi: Penyakit Sosial Lama dan Akut

Regional
Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Kronologi Penemuan 3 Hektar Lahan Ganja di Lereng Gunung Dempo: Polisi Jalan Kaki 4 Jam

Regional
103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

103 Rumah di Pulau Ambo, Sulawesi Barat, Terancam Tenggelam akibat Abrasi

Regional
Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Ternak Babi di Sumut Tidak Akan Dimusnahkan Sebab ASF Beda dengan Flu Burung

Regional
Muncul Gerakan 'Save Babi', Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Muncul Gerakan "Save Babi", Pemprov Sumut: Ternak Babi Tak Akan Dimusnahkan Walau Ada Virus ASF

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X