Bawaslu Surakarta Bangun Gerakan Relawan Pengawas Partisipatif Pemilu hingga Tingkat RT

Kompas.com - 17/12/2018, 06:56 WIB
Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo di Solo, Jawa Tengah. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIKoordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo di Solo, Jawa Tengah.


SOLO, KOMPAS.com - Bawaslu Kota Surakarta membangun sebuah gerakan relawan pengawas partisipatif untuk mewujudkan Solo sebagai kota partisipatif dan berintegritas dalam Pemilu 2019.

Gerakan ini menyasar hingga ke tingkat rukun tetangga (RT) atau akar rumput.

Menurut Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu Kota Surakarta Agus Sulistyo, Bawaslu akan bertransformasi menjadi pengadilan Pemilu.

Sehingga, fungai pengawasan Pemilu akan diserahkan sepenuhnya kepada masyarakat tingkat bawah (sipil).

Baca juga: 5 Panggung Hiburan Disiapkan untuk Menyemarakkan Malam Pergantian Tahun di Solo

"Pengawasan nanti akan diserahkan kembali kepada masyarakat. Sehingga kita berharap masyarakat memiliki kesadaran bahwa setiap pemilih dalam pengawasan. Minimal mengawasi hak pilihnya sendiri," ungkap Agus, kepada Kompas.com, di Solo, Jawa Tengah, Minggu (16/12/2018).

Mantan Ketua KPU Surakarta ini mengatakan, pihaknya telah berkirim surat kepada para lurah, camat, dan para stakeholder apabila ada pertemuan atau diskusi untuk memberikan kesempatan Bawaslu melakukan sosialisasi partisipatif kepada masyarakat.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau ada sharing atau kreativitas tertentu kami bisa ikut sosialisasi untuk membangun komunikasi politik antara penyelanggara Pemilu dengan masyarakat," ungkap dia.

Sosialisasi partisipatif di masing-masing kecamatan berbeda. Misalnya, Kecamatan Jebres.

Untuk memberikan kesadaran masyarakat menjadi pengawas Pemilu, kata Agus, Panwascam Jebres membagikan brosur berisi daftar nama pengawas Pemilu di wilayah setempat.

Baca juga: Hotel-hotel di Solo Mulai Ramai Jelang Natal dan Tahun Baru

Pembagian brosur beserta nomor telepon masing-masing pengawas Pemilu Kecamatan Jebres ini sebagai upaya untuk mempermudah akses warga dalam kegiatan pelaporan pelanggaran.

"Kami menyebarkan brosur berisi daftar nama dan nomor telepon jajaran pengawas kami di 11 kelurahan. Supaya warga bisa melaporkan apabila menemukan pelanggaran di wilayah mereka,” kata Ketua Panwascam Jebres Agung Nugroho.

Dia menilai, pembagian brosur beserta nomor telepon tersebut disebabkan karena masih minimnya warga yang mengenal jajaran pengawas di masing-masing kelurahan. Sedikitnya ada 150 brosur yang dibagikan kepada warga.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.