Sumur Warga Tercemar Minyak dari Pipa yang Bocor, Pertamina Suplai Air Bersih

Kompas.com - 16/12/2018, 12:02 WIB
Salah satu sumur di rumah warga yang airnya mengancung minyak akibat tumpahan minyak mentah dari pipa yang bocor kemarin. Pihak pertamina terus berupaya melkaukan upaya pembersihan semaksimal mungkin agar air sumur dapat digunakan kembali KOMPAS.com/Amriza NursatriaSalah satu sumur di rumah warga yang airnya mengancung minyak akibat tumpahan minyak mentah dari pipa yang bocor kemarin. Pihak pertamina terus berupaya melkaukan upaya pembersihan semaksimal mungkin agar air sumur dapat digunakan kembali

PRABUMULIH, KOMPAS.com - Tumpahan minyak dari pipa milik PT Pertamina EP Asset 2 Prabumulih yang bocor pada Sabtu (15/12/2018) di Jalan Anggrek RT 03/03, Kelurahan Prabumulih, Kecamatan Prabumulih Barat, Prabumulih, Sumatera Selatan mulai mencemari sumur di rumah warga.

Minyak mentah itu masuk ke dalam sumur dengan cara merembes dari dinding sumur. Setidaknya, ada 14 sumur milik warga yang airnya tercemar limbah minyak mentah dari pipa yang bocor tersebut.

Pantauan di sejumlah sumur yang tercemar di rumah warga, air sumur tampak berwarna coklat.

Permukaan air juga menjadi berkilat karena adanya cairan minyak yang mengambang di atas permukaan air.

Salah satu warga yang sumur tercemar minyak, Alamsyah, mengatakan, sejak sumurnya tercemar minyak, ia terpaksa membeli air galon untuk keperluan memasak dan minum.

Alasannya, air yang ada di sumurnya tidak layak lagi dikonsumsi karena berbau menyengat.

“Sumur di rumah saya ini terkena imbas dari pipa minyak yang bocor, lihat saja dipermukaanya berminyak. Sementara ini, kami tidak berani menggunakan air sumur untuk memasak dan air minum. Untuk mengatasinya, kami beli air galon,” kata Alamsyah.

Sementara, warga lainnya, Yusnani, mengatakan, akibat sumurnya tercemar minyak, ia juga mengalami kesulitan.

"Awalnya sumur tampak berdebu, lalu saya hisap ternyata ada bau minyak. Pas saya pegang memang ada minyaknya. Karena ada minyak, maka saya tidak bisa memakainya untuk berwudhu. Untuk saat ini, kami mengatasinya dengan membeli air air galon untuk memasak dan mencuci,” katan Yusnani.

Alamsyah dan Yusnani sangat berharap pihak Pertamina segera melakukan upaya membersihkan air sumur agar airnya dapat digunakan kembali.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X