Ada Pompa di Sepanjang Jalur Lintasan Semarang 10K

Kompas.com - 16/12/2018, 11:21 WIB
Ribuan pelari melintasi ikon gedung Lawangsewu, dalam Semarang 10K, Minggu (16/12/2018). KOMPAS.com/NAZAR NURDINRibuan pelari melintasi ikon gedung Lawangsewu, dalam Semarang 10K, Minggu (16/12/2018).

SEMARANG, KOMPAS.com - Jalur lintasan Semarang 10K sepanjang 10,3 kilometer ternyata rawan genangan dan banjir. Panitia bersama Pemerintah Kota Semarang mempersiapkan skenario jika sewaktu-waktu ada genangan air.

Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas Budiman Tanuredjo mengatakan, panitia sempat khawatir karena event Semarang 10K digelar saat musim hujan karena berpotensi genangan dan banjir di rute yang dilintasi pelari.

"Kendala pelaksanaan di Desember ini kan musim hujan, kalau hujan Semarang khawatirnya banjir," kata Budiman, Minggu (16/12/2018).

Kekhawatiran itu tidak menjadi kenyataan. Panitia melakukan antisipasi dengan menyiapkan sejumlah pompa di jalur yang rawan genangan. Pompa itu dalam posisi siaga jika sewaktu-waktu terjadi hujan dan muncul genangan.

Baca juga: Semarang 10K Potensial Dijadikan Lomba Lari Tahunan

"Dilakukan berbagai upaya dengan pompa. Tahun depan, tentu akan dipikirkan agar pelaksanaan event tidak di musim hujan," kata Budiman.

Budiman juga menjadi peserta aktif dengan nomor peserta E 21286. Ia berhasil mencapai finish dengan catatan waktu 1 jam 20 menit.

Dalam Semarang 10K, sejumlah pelari dari Afrika mendominasi finish dalam lomba lari yang digelar Harian Kompas, Pemkot Semarang, dan Gets Hotel di Kota Semarang, Jawa Tengah ini.

Tiga pelari dari Afrika menjadi 3 besar pelari yang finish pertama dengan total lintasan lari 10,3 km.

Baca juga: Pelari Asal Afrika Dominasi Podium Semarang 10K

Pelari Afrika, Shamson, Khadafi, satu orang pelari lainnya menyelesaikan lintasan lari dengan catatan waktu 32 menit.

Setelah itu, diikuti tiga pelari nasional yang mencapai finish di belakangnya.

Pelari Indonesia yang pertama mencapai finish adalag Edi Nur Shadiq dengan catatan waktu 33 menit, dilanjutkan Nugroho dari Magelang Runners dengan catatan waktu 34 menit, dan Ashari selama 34 menit.

Semua pelari mulai pukul 06.00 WIB di Halaman Balaikota Semarang. Mereka juga finish di lokasi yang sama. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pria Bakar 3 Mobil Tetangga di Tempat Parkir, Mengaku Sakit Hati ke Para Pemiliknya

Pria Bakar 3 Mobil Tetangga di Tempat Parkir, Mengaku Sakit Hati ke Para Pemiliknya

Regional
4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

4 Daerah di Sumbar Buka Sekolah Kembali Per 13 Juli

Regional
Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Warga Tepi Sungai di Samarinda Demo Minta Penggusuran Ditunda, Pemkot: Tak Ada Kompromi

Regional
Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Calon Suami Ingkar Janji, Kekasih Pilih Lapor Polisi

Regional
DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

DPRD Rencanakan Pansus untuk Kasus Pemecatan 109 Tenaga Kesehatan

Regional
Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Anak Kos Mengeluh Sakit, Tetangga Bantu Cari Kartu Identitas di Lemari, Malah Ketemu Mayat Bayi

Regional
Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Tol Gedebage-Tasikmalaya Masuk Tahap Lelang, Pemkot Tasikmalaya Kekurangan Biaya Rp 150 M

Regional
Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Sudah Dinyatakan Sembuh, Karyawan Bank BRI Ini Kembali Positif Corona

Regional
Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Ibu Muda Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pria, Polisi Kerepotan Identifikasi Pelaku

Regional
Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Dari Zona Biru, Kabupaten Bandung Kembali ke Zona Kuning, Ini Penyebabnya

Regional
Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Siang Bolong, Perampok Bersenpi Gasak 2 Kg Emas, Lepaskan 8 Tembakan, 2 Orang Terkena Peluru Nyasar

Regional
Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Dua Beruang Madu Berkeliaran di Perkampungan Warga, BBKSDA Riau Pasang Perangkap

Regional
Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Dekat dengan Pusat Gempa M 6,1, Warga Jepara Malah Tak Rasakan Guncangan

Regional
Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Orangtua Tak Disiplin Jalankan Protokol, 12 Anak Terpapar Covid-19

Regional
Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Tragis, Ibu Muda 21 Tahun Bunuh Diri karena Malu Diperkosa 7 Pemuda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X