Kisah Bejo, Petani Asal Karanganyar Kembangkan Bawang Putih "Tawangmangu Super"

Kompas.com - 16/12/2018, 08:56 WIB
Bejo Supriyanto, petani asal Dukuh Pancot, Kelurahan Kalisoro, Karanganyar, Jawa Tengah menunjukkan komoditas Bawang Putih Tawangmangu Baru di rumahnya. KOMPAS.com/LABIB ZAMANIBejo Supriyanto, petani asal Dukuh Pancot, Kelurahan Kalisoro, Karanganyar, Jawa Tengah menunjukkan komoditas Bawang Putih Tawangmangu Baru di rumahnya.

KARANGANYAR, KOMPAS.com - Bejo Supriyanto, petani asal Dukuh Pancot, Kelurahan Kalisoro, Karanganyar, Jawa Tengah, berhasil mengembangkan komoditas bawang putih varietas unggul bernama Tawangmangu Baru.

Pengembangan ini hasil perjuangan dirinya selama puluhan tahun.

Dia menceritakan, sekitar tahun 1975, ada sesepuh dukuh setempat yang biasa dipanggil Mbah Wiryo Sumarso.

Mbah Wiryo saat itu sedang belanja sarana produksi pertanian milik salah seorang warga.


Di tempat itu, Mbah Wiryo melihat ada tujuh bungkul (ubi) bawang putih RRT. Kemudian, Mbah Wiryo meminta agar bawang putih itu diuji coba di lahan miliknya.

"Mbah Wiryo merupakan petani bawang putih lokal Jawa. Selama bertahun menanam bawang putih hasilnya tidak besar-besar bijinya. Ketika membeli sarana produksi pertanian melihat ada biji bawang putih yang ukurannya besar. Sama Mbah Wiryo diminta," ujar Bejo yang juga Ketua Kelompok Tani Maju Kelurahan Kalisoro, di Karanganyar, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/2018).

Selama bertahun-tahun diuji coba, hasilnya cukup memuaskan. Bahkan, kata Bejo, Mbah Wiryo berpesan sebelum anak dan cucunya berhasil mengembangkan bawang putih tersebut, ia tidak akan menjualnya di pasaran.

"Ada filosofi Jawa sebelum anak dan cucu saya bisa menanam (bawang putih) tidak akan dijual ke pasar," kata Bejo, menirukan Mbah Wiryo.

Setelah 10 tahun atau sekitar 1980-an, ada pemerhati bawang putih dari Organization for Industrial and Cultural Advancement (OISCA) ingin melakukan penelitian terhadap komoditas bawang putih tersebut.

"Setelah diteliti bertahun-tahun dari OISCA, komoditas Bawang Putih RRT yang dikembangkan di lahan milik Cendana tersebut diberi nama Tawangmangu Baru pada 1 November 1989 era Menteri Pertanian Ir Wardoyo," kata dia.

Hingga saat ini, komoditas bawang putih Tawangmangu Baru terus dikembangkan para petani Kelurahan Kalisoro, Karanganyar.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Aktivitas Erupsi Gunung Tangkuban Parahu Mulai Menurun, Status Tetap Waspada

Regional
Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Ini Strategi Pemdaprov Jabar Pertahankan Gelar Primadona Investasi

Regional
Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Fakta Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modus Pijat Peregangan Otot hingga Dijerat UU Perlindungan Anak

Regional
Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Polisi yang Bawa Senjata Api Saat Demo yang Tewaskan Mahasiswa Kendari Disidang

Regional
Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Fakta Terbaru OTT Wali Kota Medan, Harta Rp 20 M hingga Setoran untuk Tutupi Biaya ke Jepang

Regional
Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Di Daerah Ini Polisi Dilarang Berkumis dan Brewok, Melanggar Langsung Dicukur

Regional
Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Agar Pelajar Tak Demo Saat Pelantikan Presiden, 400 Kepala Sekolah Se-Cianjur Dikumpulkan

Regional
Lepas Kendali, Mobilio 'Nyungsep' di Persimpangan Lampu Merah

Lepas Kendali, Mobilio "Nyungsep" di Persimpangan Lampu Merah

Regional
Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Fakta Terkini Pasca-rusuh di Penajam Paser Utara, Situasi Kondusif hingga 3 Pelaku Ditangkap

Regional
Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Kisah Suyati Rawat Ibu dan Anak yang Lumpuh, Tak Mampu Beli Pembalut hingga Berharap Belas Kasih Tetangga

Regional
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Talaud, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Suami Pembakar Isteri Di Surabaya Ditangkap di Dalam Bus

Regional
Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Pembunuh “Debt Collector” di Cianjur Terancam Hukuman Mati

Regional
Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Senyum Cerita Para Siswa SD , Walau Mereka Belajar Menggunakan Atap Terpal...

Regional
Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Gubernur Sumsel Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Melakukan Pembakaran

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X