Gubernur NTT Akan Naikkan Tarif Masuk Pulau Komodo, Pelaku Wisata Protes

Kompas.com - 15/12/2018, 20:18 WIB
Wisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan. KOMPAS/HERU SRI KUMOROWisatawan menikmati pemandangan saat senja di atas bukit di Gili Lawa Darat di Kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, Selasa (29/8). Selain alam lautnya, pesona darat di kawasan ini juga menjadi daya tarik wisatawan.

KUPANG, KOMPAS.com - Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), mendesak Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat agar mencabut wacana kenaikan tarif masuk ke kawasan Pulau Komodo.

Wacana Viktor menaikan tarif masuk ke Pulau Komodo sebesar 500 Dollar Amerika Serikat dianggap akan merugikan pelaku pariwisata di Labuan Bajo.

"Kami meminta Gubernur NTT melakukan press release mencabut pernyataan wacana kenaikan tarif 500 USD," tegas Ketua Forum Masyarakat Penyelamat Pariwisata Mabar (Formapp Mabar), Rafael Todowela kepada Kompas.com, Sabtu (15/12/2018).

Menurut Rafael, wisatawan asing menilai, kenaikan tarif tersebut sangat tidak rasional, sehingga para wisatawan bisa membatalkan kunjungannya ke taman Nasional Komodo.


Rafael menjelaskan, wacana kenaikan harga tiket di taman Nasional komodo akan merugikan banyak pihak.

Misalnya, kapal wisata lokal yang selama ini mengharapkan tamu backpacker atau wisatawan dengan bujet rendah, akan terpuruk. Sebab, dengan kenaikan tersebut, maka wisatawan tidak akan datang lagi ke Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo, sehingga yang rugi adalah kapal wisata lokal penyedia jasa.

Baca juga: Gubernur NTT: Di Taman Nasional Komodo, Manusia Boleh Mati tapi Komodo Tidak

Wacana Kenaikan tarif di Taman Nasional Komodo dari Rp 350.000 ke Rp 7,5 juta adalah sesuatu hal yang dilakukan tanpa kajian mendalam, sehingga tidak jelas penggunaanya untuk apa saja.

"Kami mendesak untuk pembenahaan sistem manajemen keuangan di Taman Nasional Komodo agar lebih terbuka atau transparan," imbuhnya.

Pengangguran

Rafael mengatakan, pernyataan Gubernur NTT tentang wacana kenaikan tarif tersebut bisa menyebabkan banyak pengangguran.

Misalnya, 350 pemandu wisata yang ada di Labuan Bajo akan kehilangan mata pencaharian. Mereka akan kehilangan pesanan dari agen-agen perjalanan dan rekomendasi langsung dari tamu.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Olimpiade Siswa Nasional dan Latihan

Guru Silat Cabuli 5 Murid Saat Olimpiade Siswa Nasional dan Latihan

Regional
Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Denny Indrayana Kembalikan Formulir Pendaftaran Cagub Kalsel ke Partai Nasdem

Regional
Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Korban Penusukan di Pasar Kreneng Denpasar Meninggal Dunia

Regional
Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Fakta Kasus Balita 3 Tahun yang Tewas Dianiaya Pacar Ibunya, Mengaku Kesal hingga Ditemukan Luka di Tubuh

Regional
Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Siswi SMP Korban Pencabulan Guru Les Alami Trauma dan Berhenti Sekolah Sementara

Regional
Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule yang Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Tokoh Adat Minta Foto 2 Bule yang Lecehkan Tempat Suci di Bali Tak Diviralkan

Regional
Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Curi Laptop dan Berusaha Melawan, Pemuda asal Indramayu Ditembak Polisi

Regional
Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Geledah 2 Rumah Terduga Teroris di Sukoharjo, Densus 88 Amankan Buku Jihad

Regional
Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X