RS Siloam Purwakarta Terima Predikat Paripurna

Kompas.com - 15/12/2018, 14:53 WIB
Dokter Gigi Siloam Hospital Buton, Rian Hermawan, saat memberikan seminar tentang ?Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati Kesehatan Gigi dan Mulut, KOMPAS.COM/DEFRIATNO NEKEDokter Gigi Siloam Hospital Buton, Rian Hermawan, saat memberikan seminar tentang ?Lebih Baik Mencegah Daripada Mengobati Kesehatan Gigi dan Mulut,
Penulis Latief
|

PURWAKARTA, KOMPAS.com - Rumah Sakit Siloam Purwakarta meraih predikat paripurna dalam kualitas pelayanan dan keselamatan pasien. Predikat tersebut diberikan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melalui tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) saat melakukan peninjauan verifikasi ulang pada akhir November 2018 lalu.

Tim surveyor KARS memberi penilaian terhadap penyelenggaraan pelayanan medis,  keselamatan pasien, pengunjung dan karyawan serta kesehatan lingkungan rumah sakit di Siloam Purwakarta.

Pada November 2017 lalu tim KARS sudah mengadakan verifikasi dan menyatakan Siloam Hospitals Purwakarta lulus akreditasi tingkat Paripurna pada 8 Januari 2018.

"Ada empat tingkatan kelulusan akreditasi, yaitu tingkat pratama, madya, utama dan paripurna. Pelayanan medis Siloam meningkat setiap tahun. Manajemen mampu memenuhi standar kualitas yang kami inginkan," kata Nurul Ainy Sidik, Ketua Tim Survei KARS, Jumat (14/12/2018).

Baca juga: Pakai Produk Lokal, Siloam Hadirkan Terapi Oksigen Hiperbarik

Nurul bersama tim penilai memberi penilaian berdasarkan kewajiban rumah sakit untuk memenuhi standar kualitas dan melaksanakan pemenuhan standar tersebut. Setelah dinyatakan lulus akreditasi tingkat paripurna pada Januari lalu, Siloam bukan saja harus mempertahankan akreditasi, tapi juga wajib meningkatkan kualitas pelayanannya.

Salah satu peningkatan layanan tersebut dilakukan melalui layanan ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), yakni pemecahan batu ginjal dengan gelombang kejut tanpa pembedahan yang dilakukan oleh dokter spesialis urologi.

Peningkatan layanan medis lainnya melalui metode Bronkoskopi, yaitu mengeluarkan benda asing yang masuk ke dalam tubuh tanpa proses pembedahan.

"Peningkatan layanan kami tujukan untuk memenuhi keinginan masyarakat Purwakarta, baik yang meliputi pemilik kartu BPJS maupun dari peserta asuransi, termasuk jaminan kesehatan dari perusahaan lainnya," timpal Direktur Rumah Sakit Siloam Purwakarta, dr Irwan Gandana.

Baca juga: Anne Ratna Mustika, Juara Kontes Kecantikan yang Jadi Bupati Perempuan Pertama di Purwakarta

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X