Kata Ganjar Soal Perekonomian 2019: Jateng Itu Seksi Banget...

Kompas.com - 13/12/2018, 18:45 WIB
Ilustrasi pertumbuhan ekonomi shutterstockIlustrasi pertumbuhan ekonomi

SEMARANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo optimistis perekonomian Jateng tumbuh lebih tinggi dibanding tahun 2018 ini. Pertumbuhan ekonomi pada 2019 diyakini pada kisaran 5,7 persen.

"(5,7 persen) kita optimis, dan akan kita terjemahkan dengan tindakan teknis, itu kewajiban pemerintah menjaga keamanan, pemangku kepentingan, bisnis," ucap Ganjar, sesuai acara Outlok Ekonomi Jateng 2019 di MG Suite Semarang, Kamis (13/12/2018).

Pria 50 tahun ini menambahkan, untuk menjaga iklim investasi yang dibutuhkan adalah kenyamanan dan keamanan. Selain itu, kemudahan investasi, insentif pajak, dan berbagai kebijakan lainnya.

Menurut dia, Jawa Tengah berpotensi tumbuh lebih tinggi karena punya daya saing yang lebih dibanding daerah lain. Daya saing antara lain soal kebiasaan masyarakat Jateng, faktor keamanan, faktor upah, dan tanah yang tersedia.

Baca juga: Ganjar Janji Percepat Pembangunan Tanggul Laut Raksasa di Semarang

"Jateng itu seksi banget. Masyarakatnya menyenangkan, aman, upah buruh kompetitif, tanah masih ada. PTSP membantu meladeni, kita dorong partisipasi masyarakat laporkan kalau ada pungli," tambahnya.

Kantor Wilayah Bank Indonesia Jawa Tengah memprediksi pertumbuhan ekonomi Jateng pada tahun 2019 meningkat hingga 5,7 persen. Peningkatan itu salah satunya karena telah selesainya pembangunan ruas tol di provinsi tersebut.

Didorong pembangunan infrastruktur

Kepala Kantor BI Jawa Tengah Hamid Ponco Wibowo menerangkan, pembangunan infrastruktur, terutama jalan tol akan memicu percepatan moda transportasi. Selesainya jalan tol akan memberi nilai tambah karena transportasi menjadi lebih cepat.

Selesainya jalan tol akan menguntungkan daerah yang akan dilewati. Dengan cepatnya moda transportasi, maka potensi pertumbuhan menjadi tidak terelakkan.

Baca juga: Kampanye Pilkada Jateng Disebut Pakai Uang Gratifikasi, Ini Reaksi Ganjar Pranowo

Dengan selesainya tol, perekonomian di Jawa Tengah diprediksi akan tumbuh dibanding tahun 2018 ini. Selain hal itu, tentunya dunia usaha tetap akan mencermati gejolak politik di tahun 2019 nanti.

“Prediksi kami akan ada kenaikan pertumbuhan ekonomi dibanding 2018, sekitar 5,3 hingga 5,7 persen. Untuk pelaku usaha, mereka menunggu sampai pemilu ada kejelasan. Kalau sudah jelas, tentu percaya dan akan masuk,” tambahnya. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Alasan Siswa SMA Curi Mobil Mantan Kapolda Jabar, untuk Pamer ke Teman Sekolah

Regional
2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

2 Lansia Positif Corona di Cilacap, Punya Riwayat Perjalanan ke Lembang

Regional
Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Viral Foto Nelayan Kubur 2 Ton Tuna Hasil Tangkapan, Ini Penjelasannya

Regional
Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Upaya Jawa Barat Cegah dan Tangani Penyebaran Covid-19 di Desa-desa

Regional
Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Bekas Penampungan Rohingya Jadi Tempat Karantina ODP Corona

Regional
Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Harga Ayam Anjlok Diduga Ulah Mafia, Peternak: Tolong Kami Satgas Pangan

Regional
Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Kronologi 2 Kelompok Pelajar Tawuran di Karawang, 1 Luka Berat

Regional
Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Dampak Corona di Bali, 17.000 Ribu Pekerja Dirumahkan dan 400 Kena PHK

Regional
Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Pemkot Salatiga Wacanakan Denda untuk Warga yang Tak Tertib Kenakan Masker

Regional
Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Pesan Pengemudi Ojol untuk Penumpang yang Menipunya Setelah Diantar dari Purwokerto ke Solo

Regional
Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Selama Pandemi Corona, Angka Kriminalitas di Makassar Menurun

Regional
Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Mengenal Astuti, Pos Polisi Digital untuk Mencegah Pertemuan Tatap Muka Saat Pandemi Corona

Regional
Hasil 'Rapid Test' 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Hasil "Rapid Test" 6 Karyawan Kahatex Reaktif, Wabup Sumedang Minta Buruh Dirumahkan

Regional
Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Tak Pakai Masker Saat Keluar Rumah, Warga Padang Didenda Sediakan 2 Masker

Regional
Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Pemprov Kaltara Minta Bantuan Pemerintah Pusat untuk Karantina TKI yang Pulang dari Malaysia

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X