Polisi Telusuri Jejak Digital Adik Emil Dardak

Kompas.com - 13/12/2018, 15:46 WIB
Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan ratusan jerigen berisi miras jenis tuak diatas truck yang gagal diedarkan di Kota Bandung, Selasa (4/12/2018). KOMPAS.com/AGIEPERMADIKapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema tengah memperlihatkan ratusan jerigen berisi miras jenis tuak diatas truck yang gagal diedarkan di Kota Bandung, Selasa (4/12/2018).

BANDUNG, KOMPAS.com - Penyebab kematian Eril Ario Listianto Dardak adik dari Bupati Trenggalek Emil Listyanto Dardak, sampai saat ini masih menjadi misteri.

Guna mengungkap misteri tersebut, Polrestabes Bandung terus melakukan pendalaman. Dengan menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) olah tempat kejadian perkara (TKP) kembali dilakukan guna menganalisa terkait kebiasaan-kebiasaan korban mahasiswa ITB tersebut. 

"Untuk menganalisa kebiasaan-kebiasaan dari pada korban selama ini terutama berkaitan adanya hal yang perlu pendalaman dari sisi geologi forensik maupun digital forensik. Kami juga mengundang pihak ITB untuk sama Puslabfor melaksanakan olah TKP langsung," kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Irman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (13/12/2018).

Baca juga: 5 Fakta di Balik Kematian Eril Dardak, Wajah Tertutup Plastik hingga Keluarga Tolak Otopsi

Seperti diketahui, berdasarkan olah TKP awal, polisi tidak menemukan indikasi tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Hal tersebut diperkuat oleh pemeriksaan visum luar oleh dokter forensik Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung. 

"Hasil keterangan identifikasi maupun dokter forensik di RSHS tidak ditemukan adanya kekerasan," kata Irman.

Polisi kesulitan mengungkap penyebab kematian pria yang tercatat sebagai calon legislatif dari PAN pada Daerah Pemilihan (Dapil) Z Jawa Timur tersebut. Lantaran keluarga korban tidak mengizinkan untuk dilakukan otopsi terhadap jasad korban. 

Misteri plastik menutupi wajah 

Meski begitu, upaya pendalaman tetap dilakukan Polrestabes Bandung. "Untuk mengetahui proses ataupun kejadian hal ini supaya lebih jelas nanti kerjasama dengan Labfor dan pihak ITB," terangnya. 

Begitupun terkait plastik yang ditemukan menutup bagian kepala korban, polisi terus lakukan pendalam terhadap misteri itu.

Baca juga: Adik Emil Dardak Ditemukan Meninggal dengan Wajah Tertutup Plastik, Ini Penjelasan Polisi

 

"Kita akan dalami lebih lanjut nanti kerjasama dengan puslabfor untuk bisa dipahamai hal apa dan juga kebiasaan apa dari korban dengan yang ditemukan di TKP pada saat korban meninggal," jelasnya.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Surabaya Jadi Zona Hitam, Apa yang Terjadi?

Regional
Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Sepekan Nihil Covid-19, Wonogiri Dapat Tambahan 2 Pasien Positif Corona

Regional
Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Pemprov Jabar Siapkan Mobile Lab untuk Uji Sampel Swab dan Rapid Test

Regional
Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Kerap Berinteraksi dengan Warga, 3 Pejabat Pemkot Semarang Positif Covid-19

Regional
Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Taman Nasional Way Kambas Belum Berencana Buka Akses Wisata

Regional
Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Dian Kristiandi Dilantik Jadi Bupati Jepara, Gantikan Ahmad Marzuqi yang Terjerat Kasus Suap

Regional
Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Seorang Warga Tewas Ditembak KKB, Kapolda Papua: Pelaku Mengaku Tentara Hutan

Regional
'Saya Tak Tahan Lagi Ibu Dipukuli dan Tak Pernah Diberi Uang Belanja'

"Saya Tak Tahan Lagi Ibu Dipukuli dan Tak Pernah Diberi Uang Belanja"

Regional
Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Kesedihan Ridwan Kamil Batal Ikut Ibadah Haji Tahun Ini

Regional
Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Cerita Tragis Satiri, Pemburu Pohon Serut Tewas Tertimpa Batu Besar di Sukoharjo

Regional
Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Takut Kuburkan Jenazah Saat Pandemi, Warga di Gunungkidul Biarkan Jasad Kakek Berjam-jam

Regional
Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Viral Pelantikan Kepala Sekolah Tak Patuhi Protokol Covid-19, Pemkot Surabaya Minta Data Peserta

Regional
1.098 Warga Maluku Gagal Berangkat, Kakanwil Kemenag: Semua Harus Bersabar

1.098 Warga Maluku Gagal Berangkat, Kakanwil Kemenag: Semua Harus Bersabar

Regional
Sempat Hilang, 11 Pemancing di Perairan Pangkep Ditemukan Selamat

Sempat Hilang, 11 Pemancing di Perairan Pangkep Ditemukan Selamat

Regional
Detik-detik Warga Dianiaya Oknum TNI di Posko Covid, Pelaku Diduga Mabuk, Korban Sempat Lapor tapi Tak Direspons

Detik-detik Warga Dianiaya Oknum TNI di Posko Covid, Pelaku Diduga Mabuk, Korban Sempat Lapor tapi Tak Direspons

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X