Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

UNESCO Lirik Pulau Belitung sebagai Kawasan UNESCO Global Geopark

Kompas.com - 13/12/2018, 14:11 WIB
Heru Dahnur ,
Farid Assifa

Tim Redaksi

PANGKAL PINANG, KOMPAS.com - Pulau Belitung yang populer dengan novel Laskar Pelangi dipersiapkan sebagai kawasan Unesco Global Geopark.

Perwakilan Badan Pengelola Geopark Nasional, Dyah Ekowati mengatakan, tim dari Unesco bakal melakukan pendataan pada Juni 2019.

"Kami harapkan pemerintah daerah bekerja sama untuk memfasilitasi persiapan yang diperlukan," kata Dyah di Pangkal Pinang, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (12/12/2018).

Dia menuturkan, tim asesor Unesco akan melihat kesiapan daerah seperti potensi alam dan infrastruktur.

Saat ini, kawasan Geopark Belitung telah menjadi kesatuan pembangunan dalam program pariwisata nasional. Didukung penetapan wilayah Tanjung Kelayang sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata.

Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Abdul Fatah menilai, perhatian internasional akan mendukung pengembangan pariwisata Pulau Belitung.

Baca juga: Pergub Terbit, Jabar Segera Kembangkan Geopark di Sejumlah Daerah

Ia berjanji untuk menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan menjelang hingga dilakukannya pendataan nanti. Termasuk juga nantinya membawa setiap permasalahan yang muncul ke dalam rapat forum komunikasi pimpinan daerah.

"Kami pemerintah daerah akan saling berkoordinasi untuk menyiapkan apa saja yang dibutuhkan," ujarnya.

Program Unesco Global Geopark dianggap penting karena bagian dari pemetaan warisan dunia yang tujuannya untuk perlindungan dan pengembangan berbasis kearifan lokal.

Baca juga: Pemkab Pastikan Peternakan Ayam Hentikan Pembangunan di Geopark 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com