Kompas.com - 13/12/2018, 12:54 WIB
Bea dan cukai merelease tangkapan WN asing dalam kasus narkoba. Satu di antaranya WN peru yang ditangkap karena membawa kokain seberat 4,8 kg Robinson GamarBea dan cukai merelease tangkapan WN asing dalam kasus narkoba. Satu di antaranya WN peru yang ditangkap karena membawa kokain seberat 4,8 kg

BADUNG, KOMPAS.Com – Petugas bea dan cukai Bandara Internasional Ngurah Rai Bali berhasil mengagalkan penyeleundupan narkotika jenis kokain senilai Rp 10 miliar.

Barang haram ini diselundupkan warga Negara Peru berinisial JRAG (44).

Hal ini dikatakan Kakanwil Bea Cukai Bali Untung Basuki dalam keterangan persnya di kantor Bea Cukai Ngurah Rai, Kuta, Badung, Bali pada Kamis (13/12/2018).

“Penindakan dilakukan terhadap JRAG pada tanggal 6 Desember 2018 di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai,” kata Basuki.

Baca juga: Karyawan Supermarket di Polandia Temukan 160 Kilogram Kokain dalam Kotak Pisang

Dikatakan Basuki, JRAG yang berprofesi sebagai tukang kayu tersebut datang ke Bali dengan menggunakan pesawat Emirates Airlines EK450 dengan rute Dubai-Denpasar. 

Ia tiba di Bandara Ngurah Rai sekitar pukul 16.00 WITA.

Petugas mencurigai hasil pencitraan X-Ray barang bawaan JRAG dan kemudian melakukan pemeriksaan mendalam.

Dari hasil pemeriksaan terhadap kopor hitam milik JRAG, petugas menemukan 4.740 gram bruto atau yang apabila di-nettokan seberat 4.080 gram netto padatan berwarna hitam yang merupakan sediaan narkotika jenis kokain.

Untuk menyamarkan, kokain tersebut disembunyikan dengan modus dibentuk sedemikian rupa hingga menyerupai dinding koper.

“Ini modus baru, kokain dicampur dengan bahan kimia tertentu sehingga menjadi padat dan diubah jadi tas,” kata Basuki.

Tas berbahan kokain tersebut kemudian dibawa petugas ke laboratorium milik Bea dan Cukai. Tas tersebut kemudian diberi cairan khusus sehingga terungkap ada kandungan kokain di dalamnya.

Nilai edar 4.080 gram kokain diperkirakan mencapai Rp 10 miliar dan dapat dikonsumsi 16.240 orang.

“Dengan estimasi 1 gram dapat dikonsumsi oleh 4 orang maka kalau sampai ke masyarakat barang bukti tersebut bisa dikonsumsi oleh 16.240 orang,” kata Basuki. 

Kompas TV Sudah ada 2 alat bukti yang cukup untuk menetapkan Richard sebagai tersangka dalam kasus ini.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.