Isu Pembubaran BP Batam Sudah Sejak 2015, Ini Sebabnya Masih Tetap Berdiri

Kompas.com - 13/12/2018, 10:45 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution bersama pejabat baru BP Batam di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/10/2017) KOMPAS.com/YOGA SUKMANAMenteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution bersama pejabat baru BP Batam di Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (19/10/2017)

BATAM, KOMPAS.com - Kabar yang menyebutkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan untuk membubarkan Badan Pengusahaan (BP) Batam sebagai pengelola kawasan perdagangan bebas di Batam, usai rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2018), dinilai hal yang biasa dan tidak bakal ada kelanjutannya.

Hal ini disampaikan pengamat ekonomi Batam, Suyono Saputro, ketika diminta pendapatnya oleh Kompas.com, Kamis (13/12/2018). 

Menurut Suyono, isu pembubaran ini sendiri sudah pernah didengar dan dihembuskan sejak 2015 lalu. Namun kenyataannya sampai saat ini tidak ada tindakan serius dari pemerintah pusat.

"Sudah kita dengar sejak 2015, tapi tahu sendiri sampai saat ini tidak jelas juga kelanjutannya," kata Suyono, Kamis dini hari.

Baca juga: BP Batam Diisukan Dibubarkan, Pekerjanya Tetap Tenang hingga Bantahan Menko Darmin

Suyono menilai apakah dibubarkan atau dilebur dalam satu struktur, yakni Pemko Batam, tentunya harus melalui proses yang tidak gampang.

Menurut dia, yang harus jadi perhatian adalah proses transisinya, serta model yang ingin dikembangkan untuk pengganti BP Batam akan seperti apa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Bagaimana aturan hukum yang melandasinya, bagaimana transisi kepegawaian yang berstatus ASN kementerian, persoalan nomenklatur anggaran dan lain sebagainya," ungkapnya.

Pembubaran BP Batam jadi solusi dualisme

Suyono bercerita, masalah dualisme kepemimpinan Batam dengan adanya BP Batam ini sudah berumur 18 tahun sejak otonomi daerah diterapkan. Dengan demikian, dia setuju jika masalah ini memang harus dicarikan solusinya.

Apalagi sebagai daerah Free Tred Zone (FTZ) yang bertabur fasilitas, tentu Presiden sangat berkepentingan bagaimana Batam bisa maju dan jadi lokomotif pembangunan nasional.

Baca juga: Gregetan, Jokowi Bubarkan BP Batam

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.