Kaesang Pangarep Ajak Mahasiswa Berwirausaha: Tidak Harus Dunia Digital, "Offline" Enggak Masalah

Kompas.com - 12/12/2018, 22:25 WIB
Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep menjadi salah satu pembicara dalam acara seminar nasional di Kampus UNS Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018). KOMPAS.com/LABIB ZAMANIPutra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) Kaesang Pangarep menjadi salah satu pembicara dalam acara seminar nasional di Kampus UNS Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018).


SOLO, KOMPAS.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, mengajak para mahasiswa untuk terjun ke dunia usaha.

"Tidak harus di dunia digital, offline pun enggak masalah. Yang penting orang mau berusaha untuk menjadi wirausaha," ungkap Kaesang, saat menjadi pembicara seminar di UNS Solo, Jawa Tengah, Rabu (12/12/2018).

Kaesang menyebut, banyak tantangan yang harus dihadapi karena sekarang semuanya serba digital.

Baca juga: Cerita Kaesang Pangarep soal Aplikasi Madhang yang Tak Diminati Orang


Semua bisa diakses melalui internet. Sehingga, bisnis yang dibangun harus siap menghadapi perkembangan teknologi.

"Apapun bisa dilihat di online, google, semua bisa. Jadi, kita harus siap dan bisnis yang kita bangun memang harus unik sekali, yang orang lain enggak bisa meniru," ujar dia.

Membangun sebuah usaha atau bisnis memang membutuhkan modal yang tidak sedikit. Bagi Kaesang, semangat untuk membangun usaha dari bawah harus tertanam dalam diri seorang pebisnis.

"Mau modal besar atau kecil, bagi saya itu enggak masalah. Yang penting semangat kita untuk membangun itu dari yang paling kecil, dari minus pun enggak apa-apa. Yang penting ke depannya semakin lebih besar," ucap dia.

Baca juga: Saat Jokowi Bandingkan Minat Gibran, Kaesang, dan Bobby Terjun ke Politik

Ia berharap, ke depan, semakin banyak mahasiswa yang mau terjun ke dunia usaha. Dia menilai, generasi muda, khususunya di Kota Solo, masih cenderung takut terjun ke dunia usaha.

"Makanya di sini saya pengin lebih banyak lagi pengusaha, khususnya anak muda dari Solo untuk berwirausaha," ujar Kaesang.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kronologis Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologis Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

[POPULER NUSANTARA] Gara-gara Pilkades, Warga Boikot Hajatan | Kasus Motivator Tempeleng 10 Siswa

Regional
Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Tengok Rumah Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Bupati Cianjur Jamin Masa Depan Anak-anak Korban

Regional
Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Sejarah Lokalisasi Sunan Kuning yang Ditutup Pemkot Semarang, Diresmikan Tahun 1966 oleh Wali Kota

Regional
Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Fakta di Balik Tini Diboikot Warga gara-gara Beda Pilihan Pilkades di Sragen

Regional
Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Fakta Lengkap Motivator Tempeleng Siswa, Korban Jadi 10 hingga Pelaku Minta Maaf

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X