Sampah Plastik Kotori Kawasan Tempat Penyu Membangun Sarang di Pantai Trisik

Kompas.com - 12/12/2018, 20:32 WIB
Sampah terhampar sejauh mata memandang di Pantai Trisik, pantai wisata keluarga sekaligus pantai konservasi penyu di Kulon Progo, DIY. (KOMPAS.com/Dani J) KOMPAS.com/ DANI JSampah terhampar sejauh mata memandang di Pantai Trisik, pantai wisata keluarga sekaligus pantai konservasi penyu di Kulon Progo, DIY. (KOMPAS.com/Dani J)


KULON PROGO, KOMPAS.com – Sampah mengotori pantai wisata Trisik, di Kecamatan Galur, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sampah itu terdiri dari banyak ranting, kayu, akar, hingga aneka ragam barang dari jenis plastik.

Padahal, selain tempat wisata, di sana juga menjadi tempat sekelompok warga yang menamakan diri Konservasi Penyu Abadi melestarikan penyu.

Warga pegiat penyu itu terbentuk dari keprihatinan mengenai perburuan penyu dan telurnya di masa lalu.

Baca juga: Pemancing Temukan Penyu Mati dengan Sampah Plastik Terburai dari Perutnya

Sejak kelompok ini ada, cukup banyak penyu mampir ke Trisik dan membuat sarang lantaran perburuan sudah tidak ada.

"Sampah itu bisa dimakan oleh satwa di laut, termasuk penyu,” kata Dwi Suryaputra, yang juga bergabung dalam kelompok konservasi penyu itu, Rabu (12/12/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Fenomena tumpukan sampah itu disebut rutin muncul pada musim hujan. Warga meyakini sampah itu datang dari laut lepas lantas terdampar di pantai.

“Sejak musim hujan, kayu, bambu, plastik, terus bertambah,” kata Dwi.

Sampah terus menumpuk tidak tertangani. Upaya pembersihan bibir pantai yang terbentang luas itu pun berlangsung sporadis.

Warga maupun beberapa kolompok relawan hanya sesekali melakukan aksi membersihkan sampah di kawasan itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Dikunjungi Gus Halim, Ketua Adat Tidung Minta Salimbatu Dijadikan Desa Religi

Regional
Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Cegah Jual Beli Jabatan, Bupati Wonogiri Optimalkan Penerapan Sistem Meritokrasi

Regional
Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Walkot Bobby Ajak HMI Sumut Berkolaborasi Dukung Program Pembangunan

Regional
Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Panen Raya, Pimpinan DPRD Kota Bogor Turun ke Sawah Bersama Petani

Regional
Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Wonogiri Juara Satu IDSD, Bupati Jekek: Berkat Semangat Reformasi Pemangku Kepentingan

Regional
Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Tunjukkan Kinerja Baik Bangun Kota Semarang, Walkot Hendi Dapat Penghargaan Pembangunan Daerah 2021

Regional
Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Jabar Kerja Sama dengan Provinsi Chungcheongnam, Korsel, Kang Emil: Semoga Dongkrak Potensi Ekonomi

Regional
Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Bupati Banjar Akui PAD Berkurang akibat UU Minerba

Regional
Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Bobby Buka Balai Kota Medan untuk Warga, Dosen UINSU Berikan Apresiasi

Regional
Memahami Gaya Komunikasi 'Parkir Mobil' ala Gibran

Memahami Gaya Komunikasi "Parkir Mobil" ala Gibran

Regional
Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Tunjukkan Prestasi dalam Penanganan Pandemi, Kang Emil Raih 2 Penghargaan People of the Year 2021

Regional
Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Berkat Ganjar, Gaji Guru Honorer yang Dahulu Rp 200.000 Kini Rp 2,3 Juta

Regional
Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Dukung UMKM Jabar, Kang Emil Ikut Mendesain dan Pasarkan Produk di Medsos

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.