Bencana Banjir dan Longsor di Pacitan, Korban Longsor Ditemukan hingga Area Persawahan Rusak

Kompas.com - 12/12/2018, 09:40 WIB
Tim dari Basarnas pos Sar Trenggalek,Polri,TNI serta masyarakat berupaya melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun longsor di RT 002,RW 002, dusun Jambu desa Sidomulyo kecamatan Kebonagung Pacitan Jawa Timur (08/12/2018) Dok. Basarnas Pos Sar TrenggalekTim dari Basarnas pos Sar Trenggalek,Polri,TNI serta masyarakat berupaya melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun longsor di RT 002,RW 002, dusun Jambu desa Sidomulyo kecamatan Kebonagung Pacitan Jawa Timur (08/12/2018)

KOMPAS.com - Sejumlah wilayah di Pacitan, Jawa Timur, dilanda banjir dan longsor. Empat warga tewas setelah rumah mereka diterjang longsor pada hari Jumat (7/12/2018). Selain itu, 236 warga terpaksa mengungsi ke tempat lebih aman.

Empat korban longsor di Kecamatan Kebonagung akhirnya berhasil dievakuasi oleh petugas SAR. Para korban ditemukan diantara reruntuhan rumah mereka yang hancur diterjang longsor.

Inilah fakta lengkap bencana banjir dan longsor di Pacitan, Jawa Timur:

1. Empat tewas dan ratusan warga mengungsi

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.dok BNPB Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, 4 orang masih tertimbun longsor, namun dipastikan meninggal dunia.

"Saat ini masih dilakukan proses evakuasi oleh Tim dari Basarnas. Lokasi pencarian dilakukan di Dusun jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung," kata Sutopo seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Jumat (7/12/2018).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, berdasarkan laporan yang diterima, banjir dan longsor diawali dengan hujan deras pada sore hari di wilayah tersebut.

"Pukul 20.30 WIB, air sungai meluap akibat tidak mampu menampung debit air dan mulai masuk ke pemukiman warga di Desa Purwoasri, Desa Kayen, Desa Kebonagung, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, dengan ketinggian air antara 30 - 50 cm," kata Sutopo.

Baca Juga: Nekat Terjang Banjir di Bangka, Terios Berisi Satu Keluarga Sempat Terseret

2. Empat korban longsor adalah satu keluarga

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.dok BNPB Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.

Empat korban longsor di Kecamatan Kebonagung, Pacitan adalah adalah Misgiman (62), Sogirah (46), Bogiyem (72), dan Katinem (58).

Dilansir dari Antara, berdasarkan informasi dari sumber warga maupun Dandim 0801/Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang menyebutkan, upaya evakuasi sempat dilakukan, namun kondisi tanah dan material longsor yang masih labil memaksa warga dan tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan, untuk menghentikan pencarian sementara.

Keempat warga yang merupakan satu keluarga tersebut diketahui sedang berada di dalam rumah saat tebing di belakang rumah mereka tiba-tiba ambrol dan mengubur sebagian besar bangunan tempatnya tinggal.

Baca Juga: Empat Warga Diduga Tertimbun Longsor di Pacitan

3. Petugas berhasil evakuasi korban longsor

Kondisi terkini usai banjir bandang di Tiris, Probolinggo. Jembatan penghubung ke kebun teh rusak. KOMPAS.com/ ACHMAD FAISOL Kondisi terkini usai banjir bandang di Tiris, Probolinggo. Jembatan penghubung ke kebun teh rusak.

Keempat jenazah sudah ditemukan tim Basarnas Pos SAR Trenggalek, Polri, TNI, bersama masyarakat sekitar pukul 10.00 WIB, Sabtu (8/12/2018).

“Semua korban yang tertimbun berhasil dievakuasi dan letak korban berdekatan,” ungkap Sukatmin (60), salah satu tetangga korban.

Sukatmin menjelaskan, peristiwa tanah longsor ini berawal pada pada saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, hari Jumat (7/12/2018).

Sekitar pukul 22.00 WIB terdengar suara gemuruh. Tidak lama kemudian material tanah dari tebing belakang rumah korban longsor menimbun seluruh bangunan.

“Awalnya terdengar suara gemuruh dan seperti ada gempa. Beberapa menit kemudian terdengar suara longsor menimpa rumah. Saya langsung keluar, dan memanggil nama korban satu-satu, tapi tidak ada jawaban,” ucap Sukatmin.

Baca Juga: Satu Keluarga yang Tewas Tertimbun Longsor di Pacitan Ditemukan Berdekatan

4. Bencana banjir rendam ratusan rumah

Ilustrasi banjirKOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO Ilustrasi banjir

Selain longsor di Kecamatan Kebonagung, banjir menerjang Desa Sidomulyo, tepatnya di RT 002 RW 002, Dusun Jambu.

Banjir juga sempat melanda beberapa titik di wilayah Kebonagung dan menutup akses jalan lintas selatan (JLS) di wilayah Kebonagung.

Hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Pacitan juga menyebabkan bangunan rumah penduduk, fasilitas umum seperti puskesmas di Kebonagung, ikut terendam banjir.

Beruntung para pasien puskesmas secepatnya dievakuasi dengan menggunakan ambulans menuju RSUD dr Darsono Pacitan.

"Kami bersama jajaran OPD terkait, khususnya BPBD sudah terjun ke lokasi guna membantu proses evakuasi warga yang terisolir banjir. Nanti kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk secepatnya membenahi tanggul yang jebol dari anak Sungai Grindullu ini," kata Bupati Pacitan Indartato.

Baca Juga: Banjir dan Longsor Landa Pacitan, 4 Orang Tewas dan 236 Mengungsi

5. Lahan persawahan rusak akibat banjir

Seorang petani dusun Karajan desa Kebonagung kecamatan Kebonagung,membersihkan lumpur serta sampah yang menimbun area persawahan akbibat banjir yang menerjang kabupaten Pacitan beberapa hari laluKOMPAS.com, Slamet Widodo Seorang petani dusun Karajan desa Kebonagung kecamatan Kebonagung,membersihkan lumpur serta sampah yang menimbun area persawahan akbibat banjir yang menerjang kabupaten Pacitan beberapa hari lalu

Area persawahan di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan Jawa Timur, Minggu (09/12/2018) tertimbun lumpur sisa banjir, Sabtu lalu. Akibatnya, sawah yang baru ditanam padi rusak tidak bisa tumbuh lagi.

“Kalau lumpurnya seperti ini ya tanaman rusak. Harus ditanam ulang,” ujar pemilik sawah Supratno.

Banjir membuat area persawahan tergenang lumpur, kayu dan sampah. Hal ini membuat petani hanya bisa pasrah atas kondisi persawahan mereka.

“Lumpur harus dicangkul kembali, pasir campur kerikil kami sisihkan. Sampahnya juga banyak ini,” terang Supratno.

Baca Juga: Lahan Persawahan Tertimbun Lumpur Sisa Banjir di Pacitan

Sumber: KOMPAS.com (Slamet Widodo, Robertus Belarminus, Caroline Damanik)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.