Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 11/12/2018, 12:36 WIB
Idon Tanjung,
Khairina

Tim Redaksi

PEKANBARU, KOMPAS.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mencatat, 4 kabupaten di Provinsi Riau dilanda banjir sejak musim hujan belakangan ini.

Keempat kabupaten itu adalah Kampar, Rokan Hulu (Rohul), Rokan Hilir (Rohil), dan Bengkalis.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger mengatakan, banjir di Kabupaten Kampar tercatat di enam Kecamatan, yakni Kecamatan Gunung Sahilan, Kampar Kiri, Siak Hulu, Kampar, Kecamatan Kampar Utara, dan Rumbio Jaya.

"Korban banjir di Kabupaten Kampar seluruhnya sekitar 848 kepala keluarga (KK). Selain rumah, air juga menggenangi fasilitas umum, seperti sekolah, tempat ibadah, jalan dan lainnya," sebut Edwar pada Kompas.com, Selasa (11/12/2018).

Dia mengatakan, sebagian warga mengungsi ke tenda pengungsian dan juga ke rumah keluarganya yang di dataran tinggi.

Kemudian banjir di Kabupaten Bengkalis, lanjut dia, tercatat di dua kecamatan, yakni Kecamatan Talang Mandau dan Kecamatan Siak Kecil. Di dua kecamatan ini hanya sedikit yang mengungsi, yakni tiga KK. Selebihnya, masih bertahan di rumah.

Baca juga: Anies: Tangani Banjir, DKI Butuh Naturalisasi Sungai

Selanjutnya banjir di Kabupaten Rohul. Di sini, wilayah yang terkena adalah Kelurahan Pasir Pangaraian dan Kecamatan Rambah.

"Di Pasir Pangaraian tercatat 152 KK yang dilanda banjir. Sementara di Kabupaten Rohil, banjir di Kecamatan Rantau Kopar dan Kecamatan Tanah Putih," kata Edwar.

Di dua kecamatan ini, sambung dia, sekitar 1.248 KK dilanda banjir tersebut.

Selain itu, enam sekolah, tempat pemakaman, masjid, musala, pasar, surau suluk, kantor kepala desa, dan sebagainya juga terkena banjir.

Edwar menyampaikan, bantuan kepada korban banjir sudah disalurkan beberapa waktu lalu bersama BPBD di masing-masing kabupaten.

"Seperti Kampar itu sudah disalurkan BPBD dan dinas sosial di sana," sebut Edwar.

Menurut Edwar, banjir saat ini terjadi akibat musim hujan dengan intensitas tinggi terjadi sejak beberapa hari terakhir. Curah hujan mengakibatkan sungai meluap.

"Untuk di wilayah Kabupaten Kampar, banjir akibat luapan air Sungai Kampar. Karena lima pintu air waduk PLTA saat ini masih dibuka," sebut Edwar.

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan status siaga darurat banjir dan longsor pada 30 November 2018 lalu.

Kompas TV Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kebumen memutus sebuah jembatan penghubung antara-desa. Akibatnya aktivitas warga terhambat karena jembatan ini merupakan akses utama warga menuju ke desa lain.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Terkini Lainnya

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Fakta dan Kronologi Bentrokan Warga 2 Desa di Lombok Tengah, 1 Orang Tewas

Regional
Komunikasi Politik 'Anti-Mainstream' Komeng yang Uhuyy!

Komunikasi Politik "Anti-Mainstream" Komeng yang Uhuyy!

Regional
Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Membedah Strategi Komunikasi Multimodal ala Komeng

Regional
Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Kisah Ibu dan Bayinya Terjebak Banjir Bandang Berjam-jam di Demak

Regional
Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Warga Kendal Tewas Tertimbun Longsor Saat di Kamar Mandi, Keluarga Sempat Teriaki Korban

Regional
Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Balikpapan Catat 317 Kasus HIV Sepanjang 2023

Regional
Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Kasus Kematian akibat DBD di Balikpapan Turun, Vaksinasi Tembus 60 Persen

Regional
Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Puan: Seperti Bung Karno, PDI-P Selalu Berjuang Sejahterakan Wong Cilik

Regional
Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Setelah 25 Tahun Konflik Maluku

Regional
BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

BMKG: Sumber Gempa Sumedang Belum Teridentifikasi, Warga di Lereng Bukit Diimbau Waspada Longsor

Regional
Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Gempa Sumedang, 53 Rumah Rusak dan 3 Korban Luka Ringan

Regional
Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di 'Night Market Ngarsopuro'

Malam Tahun Baru 2024, Jokowi Jajan Telur Gulung di "Night Market Ngarsopuro"

Regional
Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Sekolah di Malaysia, Pelajar di Perbatasan Indonesia Berangkat Sebelum Matahari Terbit Tiap Hari

Regional
Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di 'Rumah' yang Sama...

Kisah Pengojek Indonesia dan Malaysia di Tapal Batas, Berbagi Rezeki di "Rumah" yang Sama...

Regional
Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Menara Pengintai Khas Dayak Bidayuh Jadi Daya Tarik PLBN Jagoi Babang

Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com