Surabaya Dinobatkan Jadi Kota Toleran, Ini Komentar Risma

Kompas.com - 10/12/2018, 19:44 WIB
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. KOMPAS.com/GHINAN SALMANWali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

SURABAYA, KOMPAS.com - Kota Surabaya menempati peringkat ke-10 dalam Indeks Kota Toleran (IKT) di Indonesia tahun 2018.

Kajian tersebut dilakukan Setara Institute terhadap 94 kota di Indonesia untuk mengukur praktik toleransi yang dilakukan pemerintah kota.

Menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, yang ditemui di Balai Kota, Senin (10/12/2018), beberapa regulasi atau kebijakan pemerintah kota diatur memang bertujuan untuk menjadikan Surabaya sebagai kota toleran di Indonesia.

Baca juga: Pulang dari Guangzhou, Risma Tinjau Lokasi Kebakaran di Surabaya

Salah satu regulasi Pemerintah Kota Surabaya menjadikan Kota Pahlawan sebagai daerah toleran, menurut Risma, yakni dengan membangun banyak taman di berbagai wilayah Kota Surabaya.

"Sebetulnya, salah satu tujuanku membangun Kota Surabaya itu agar menjadi kota toleran. Makanya kita bangun banyak taman," tutur Risma.

Menurut dia, semua taman di Surabaya dibangun dengan kondisi yang bagus dan indah. Dengan begitu, orang kaya tidak malu untuk datang atau sekadar bermain di taman.

Sebaliknya, warga dengan penghasilan rendah, juga dapat menikmati keindahan taman tanpa harus mengeluarkan biaya.

Dengan demikian, kata Risma, semua warga dari berbagai latar belakang, etnis, agama, dapat berkumpul jadi satu dan hidup berdampingan.

Baca juga: Di Balik Indahnya Tabebuya di Surabaya, Inisiatif Risma hingga Warga Minta Lebih Banyak

"Mulai balita, remaja, orangtua, semua bertemu. Mulai hitam, putih, sampai kaya dan miskin itu datang. Salah satu tujuanku bangun taman bagus tujuannya untuk toleransi," imbuh Risma.

Tak hanya itu, sejumlah taman yang dibangun di Kota Surabaya sudah dilengkapi WiFi gratis. Tujuannya, anak-anak dan remaja di Surabaya mau untuk berkunjung ke taman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Duduk Perkara Kasus Penusukan Mata 12 Kucing, Pelaku Dibawa ke Rumah Sakit Jiwa

Regional
[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

[POPULER NUSANTARA] Kiai Protes Jabatan Menteri Agama ke PBNU | Risma Akui Rugi Tolak Jadi Menteri

Regional
Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Pasien Demam Berdarah di Cianjur Bertambah Jadi 22 Orang

Regional
Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Puslabfor Ambil Sampel di Lokasi Kebakaran Pipa Pertamina Cimahi

Regional
Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Ganjar Apresiasi Terpilihnya Tito Karnavian Sebagai Mendagri

Regional
Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Surabaya Bakal Punya Layanan Kedokteran Nuklir, Warga Tak Perlu Terapi ke Luar Kota

Regional
Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Pilkada Surabaya, Risma Akui Diminta Pendapat Megawati Soal Calon Wali Kota dari PDIP

Regional
Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Dalam 7 Bulan, 186 Orang Meninggal karena Kecelakaan di Banyumas

Regional
Bersembunyi 2 Tahun dengan Nama Palsu, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap

Bersembunyi 2 Tahun dengan Nama Palsu, Buronan Koruptor Ini Akhirnya Ditangkap

Regional
Api di Gunung Tampomas Masih Menyala, Luas Lahan yang Terbakar Capai 154 Hektare

Api di Gunung Tampomas Masih Menyala, Luas Lahan yang Terbakar Capai 154 Hektare

Regional
Asosiasi Tradisi Lisan Gelar Munas dan Seminar Internasional di Makassar

Asosiasi Tradisi Lisan Gelar Munas dan Seminar Internasional di Makassar

Regional
Kepala Daerah di Maluku Diminta Tak Takut dengan KPK

Kepala Daerah di Maluku Diminta Tak Takut dengan KPK

Regional
Tak Ingin Ada OTT, Wakil Ketua KPK Minta Kepala Daerah di Maluku Tak Berbuat Tercela

Tak Ingin Ada OTT, Wakil Ketua KPK Minta Kepala Daerah di Maluku Tak Berbuat Tercela

Regional
Dalam Sepekan Terjadi 3 Kecelakaan di Lampung, 12 Orang Tewas

Dalam Sepekan Terjadi 3 Kecelakaan di Lampung, 12 Orang Tewas

Regional
Dedi Mulyadi: Susi Pudjiastuti Legenda Kelautan

Dedi Mulyadi: Susi Pudjiastuti Legenda Kelautan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X