Jenazah Matius Palinggi Korban Penembakan KKB di Nduga Diterbangkan ke Toraja

Kompas.com - 10/12/2018, 14:48 WIB
Aparat TNI dan Polri mengevakuasi jenazah Matius Palinggi dari RSUD Wamena menuju Kodim 1702/Wamena John Roy PurbaAparat TNI dan Polri mengevakuasi jenazah Matius Palinggi dari RSUD Wamena menuju Kodim 1702/Wamena


WAMENA, KOMPAS.com- Setelah berhasil diidentifikasi, kini jenazah Matius Palinggi korban penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Nduga, Papua, Minggu (10/12/218), akan dibawa ke tanah kelahirannya, Toraja.

Matius Palinggi adalah karyawan PT Istaka Karya yang sehari-hari bekerja sebagai tukang masak bagi para pekerja yang melaksanakan pembangunan jembatan Jalan Trans Papua, di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Matius Palinggi meninggalkan seorang istri yang baru dinikahinya sekitar 4 tahun lalu. Istri korban yang melihat kondisi suaminya menangis.

Baca juga: Matius Palinggi Tewas Dibunuh KKB di Nduga dengan Sajam dan Senjata Api

Ketua Ikatan Keluarga Toraja Sepegunungan Tengah Papua, Yohanis Tuku mengungkapkan, jenazah kerabatnya akan disemayamkan di Kodim 1702/Wamena untuk sementara waktu dan selanjutnya akan dikirim ke kampung halamannya di Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Yohanis, pihaknya masih menunggu dari perusahaan PT Istaka Karya untuk membantu pihak keluarga menerbangkan korban ke kampung halaman.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jadi kami mengikuti permintaan aparat dan juga pihak perusahaan untuk korban disemayamkan di Kodim. Namun kami berharap korban segera mungkin dikirim ke kampung halaman,” katanya.

Terkait santunan, Yohanis menjelaskan, tak ingin membahas santunan. Sebab, hal itu sudah dibahas oleh keluarga korban yang lainnya di Timika.

“Sebelumnya sempat ada kabar nilai santunan Rp 24 juta. Namun info terakhir berubah menjadi Rp 75 juta ditambah biaya asuransi dan beasiswa bagi keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Seperti diberitakan, sekelompok KKB di Nduga dibawah komando Egianus Kogoya, melakukan aksi teror terhadap pekerja jembatan Jalan Trans Papua yang berada di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga.

Dalam teror itu, aparat kepolisian berhasil menemukan lagi korban meninggal dunia, yaitu Matius Palinggi. Dia ditemukan 1 kilometer dari lokasi para korban yang lainnya ditemukan.

Saat ini, sudah ada 16 karyawan PT Istaka Karya dan 1 pegawai PUPR meninggal dunia serta 4 orang lainnya masih belum diketahui kondisinya.

Sementara di Distrik Mbua, kelompok KKB melakukan penyerangan terhadap Pos TNI di sana. Satu anggota TNI meninggal dunia dan 1 anggota luka-luka.

Dalam proses evakuasi kelompok ini juga melakukan penembakan terhadap aparat, dua orang anggota luka-luka akibat tertembak.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

Regional
Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

Regional
Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

Regional
Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Ganjar Pranowo Disambangi Aktivis Mahasiswa Malam-malam, Ada Apa?

Regional
KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

KRI Dr Soeharso-990 Bantu Pasokan Oksigen Jateng, Ganjar: Kami Prioritaskan untuk RS di Semarang Raya

Regional
Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Kasus Covid-19 di Luwu Utara Tinggi, Bupati Indah Instruksikan Kepala Wilayah Jadi Pemimpin Lapangan

Regional
Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Walkot Benyamin Pastikan Tangsel Tangani Pandemi di Hulu dan Hilir Secara Serampak

Regional
Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Tinjau Vaksinasi di Karawang dan Bekasi, Wagub Uu Optimistis Herd Immunity Akan Tercapai

Regional
Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Melalui Fintech, Kang Emil Minta Bank BJB Adaptasi Sistem Keuangan Masa Depan

Regional
Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Dompet Dhuafa Salurkan 106 Ekor Hewan Kurban di Pedalaman Riau

Regional
Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Terkait PPKM Level 4 di Semarang, Walkot Hendi Longgarkan 3 Aturan Ini

Regional
Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Ingin Luwu Utara Aman dan Sehat, Bupati IDP Imbau Warga Beradaptasi dengan Kebiasaan Baru

Regional
Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Beri Bantuan Alsintan untuk Poktan, Bupati IDP: Tolong Agar Tidak Diperjualbelikan

Regional
UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

UM Bandung Gelar Vaksinasi Massal untuk 3.000 Warga, Ridwan Kamil Berikan Apresiasi

Regional
Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Pemprov Jabar Targetkan Pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka Rampung pada 2023

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X