Kompas.com - 09/12/2018, 22:54 WIB
Ilustrasi. THINKSTOCK Ilustrasi.

GROBOGAN, KOMPAS.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Grobogan, Jawa Tengah, AKP Agus Supriadi Siswanto menyampaikan, dari hasil autopsi tim medis di RSUD dr Soedjati Purwodadi, Grobogan tidak ditemukan adanya unsur penganiayaan pada fisik korban.

Korban diperkirakan meninggal dunia sudah sejak beberapa hari lalu. Dugaannya, korban terpeleset ke sungai hingga hanyut terbawa derasnya arus sungai.

"Perut korban membesar. Dimungkinkan karena air yang masuk ke perut dan terjadi proses pembusukan. Dari keterangan warga, korban itu orang gila yang sering terlihat di sana," kata Agus kepada Kompas.com, Minggu (9/12/2018) malam.

Baca juga: Mayat Perempuan Tanpa Identitas Membusuk di Sungai Hebohkan Warga

Sebelumnya, masyarakat dihebohkan dengan penemuan mayat tanpa identitas di aliran Sungai Lusi, Dusun Pelem, Desa Pulokulon, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Minggu (9/12/2018). Jasad perempuan itu membusuk hingga mengeluarkan aroma tak sedap,

Berdasarkan informasi yang diperoleh Kompas.com, jasad itu pertama kali ditemukan oleh Samsi (32), warga setempat, Minggu siang sekitar pukul 12.00 WIB. Semula, Samsi penarasan lantaran dalam beberapa hari ini ia terus saja mencium bau busuk dari rumahnya.

Setelah mencoba ditelusuri, Samsi kaget bukan kepalang lantaran melihat mayat perempuan yang telentang di sungai tak jauh dari rumahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jasad korban yang mengenakan kaus dan rok itu tersangkut sampah dan rumput gelagah di pinggir sungai.

"Bau busuk itu sudah tiga hari ini. Ternyata mayat perempuan," kata Samsi.

Penemuan mayat ini kemudian diinformasikan ke warga hingga ke pihak Kepolisian Sektor Pulokulon.

Dari hasil pemeriksaan tim medis dan Inafis Polres Grobogan menyebutkan bahwa korban diperkirakan sudah meninggal dunia lima hari yang lalu.

Kompas TV Polisi berhasil mengungkap kasus penemuan mayat di dalam drum di Bogor, Jawa Barat. Pelaku pembunuhan diduga pasangan suami istri, saat ini kedua tersangka diserahkan ke Polsek Kelapa Nunggal. Kedua tersangka diserahkan tim reserse mobil Resmob Polda Metro Jaya ke Polsek Kelapa Nunggal, Kabupaten Bogor. Mereka dibawa ke Bogor karena lokasi penemuan jenazah dan pembunuhan terjadi di kabupaten Bogor.




Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Peringati WCD, Dompet Dhuafa Bersama Tabur BankSa Tanam 1.000 Pohon Bakau

Regional
Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar 'Jemput Bola' Vaksinasi Warga

Jelang PON XX Papua, Kodam Cenderawasih Gencar "Jemput Bola" Vaksinasi Warga

Regional
Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Tangsel Raih Anugerah Parahita Ekapraya, Walkot Benyamin: Ini Bentuk Komitmen Wujudkan Kesetaraan Gender

Regional
Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.