Selamat dari Serangan KKB di Nduga Papua, Irawan Dipulangkan ke Garut

Kompas.com - 09/12/2018, 07:55 WIB
Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.Iwan Adisaputra Prajurit TNI bersiap menaiki helikopter menuju Nduga di Wamena, Papua, Rabu (5/12/2018). Aparat gabungan terus berusaha mengatasi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga telah menewaskan 31 karyawan PT Istika Karya saat melakukan pengerjaan jalur Trans Papua di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua. ANTARA FOTO/Iwan Adisaputra/aww.

BANDUNG, KOMPAS.com - Irawan Maulana (22), korban selamat dalam peristiwa penyerangan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap pekerja di Nduga Papua, akan dipulangkan ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat.

"Direncanakan korbandijemput oleh personel Sat Brimob Polda Jabar pada Hari Minggu tanggal 9 Desember 2018 di Bandara Soekarno-Hatta dan pada Senin (10/12/2018) akan diantar ke rumah korban di Kota Garut," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudho Wisnu Andiko, dalam pesan singkatnya, Sabtu (8/12/2018).

Dijelaskan, Irawan merupakan salah satu korban selamat pada peristiwa penyerangan terhadap pekerja di Ndunga Papua.

Irawan merupakan warga Kampung Papandak, Desa Suka Menak Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut.


"Irawan Maulana, berhasil diselamatkan oleh Pasukan Polri dan TNI yang bertugas menanggulangi KKB di Nduga Papua," kata Truno.

Baca juga: Tiga Jenazah Korban Pembantaian di Nduga Dijemput Keluarga di Palu

Menurutnya, pada saat kejadian, korban bertugas memasang kabel. "Pada saat kejadian sedang bertugas memasang kabel telkom di salah satu provider telkom di pembangunan PT. Istaka Karya dan telah bekerja di wil Papua selama 8 bulan," ujarnya.

Diberitakan, kelompok bersenjata di Papua, Sabtu (1/12/2018), membunuh 20 orang Kabupaten Nduga. Korban terdiri dari 19 pekerja yang sedang mengerjakan proyek jembatan Kali Yigi-Kali Arak di Jalur Trans Papua. Seorang korban lagi merupakan personel TNI. 

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
komentar di artikel lainnya
Close Ads X