Satu Keluarga yang Tewas Tertimbun Longsor di Pacitan Ditemukan Berdekatan

Kompas.com - 08/12/2018, 19:39 WIB
Tim dari Basarnas pos Sar Trenggalek,Polri,TNI serta masyarakat berupaya melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun longsor di RT 002,RW 002, dusun Jambu desa Sidomulyo kecamatan Kebonagung Pacitan Jawa Timur (08/12/2018) Dok. Basarnas Pos Sar TrenggalekTim dari Basarnas pos Sar Trenggalek,Polri,TNI serta masyarakat berupaya melakukan evakuasi terhadap korban yang tertimbun longsor di RT 002,RW 002, dusun Jambu desa Sidomulyo kecamatan Kebonagung Pacitan Jawa Timur (08/12/2018)

PACITAN, KOMPAS.com — Satu rumah di Kecamatan Kebonagung, Desa Sidomulyo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (8/12/2018), tertimbun material longsor.

Akibatnya, empat orang dalam satu keluarga tewas tertimbun material longsor. 

Mereka adalah sepasang suami istri Misgiman (62) dan Sogirah (46), serta Bogiyem (72) dan Katminem (58) yang merupakan orangtua dan kakak dari salah satunya.

Keempat jenazah sudah ditemukan tim Basarnas Pos SAR Trenggalek, Polri, TNI, bersama masyarakat sekitar pukul 10.00 WIB.

“Semua korban yang tertimbun berhasil dievakuasi dan letak korban berdekatan,” ungkap Sukatmin (60), tetangga korban.

Peristiwa tanah longsor ini berawal pada pada saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Pada Jumat sekitar pukul 22.00 WIB terdengar suara gemuruh.

Tidak lama kemudian material tanah dari tebing belakang rumah korban longsor menimbun seluruh bangunan. Saksi mata berusaha memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban. Kemudian saksi mata melaporkan kejadian ini ke warga yang lain, dan diteruskan ke polsek setempat.

“Awalnya terdengar suara gemuruh dan seperti ada gempa. Beberapa menit kemudian terdengar suara longsor menimpa rumah. Saya langsung keluar, dan memanggil nama korban satu-satu, tapi tidak ada jawaban,” ucap Sukatmin.

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.dok BNPB Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.

Setelah ditemukan, keempat korban langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

Longsor dipicu hujan deras yang mengguyur hampir merata di wilayah Kabupaten Pacitan sejak Jumat malam hingga Sabtu pagi. 

Kawasan RT 002 RW 002 di Dusun Jambu, Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, merupakan lokasi longsor yang paling parah.

Material berupa tanah dari tebing setinggi sekitar 20-50 meter menimbun satu permukiman warga.

“Hujan deras sekali mulai Jumat (8/12/2018) malam hingga Sabtu pagi dan baru kali ini terjadi longsor. Sebelumnya pernah longsor, tapi di tempat agak jauh,” ujar Sukatmin.

Selain tanah longsor, banjir juga merendam sejumlah titik di Kecamatan Kebonagung serta sebagian Kelurahan Sirnoboyo.

Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.dok BNPB Banjir dan tanah longsor melanda wilayah Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Jumat (7/12/2018) sekitar pukul 20.30 WIB. Akibatnya, 4 orang tewas dan 236 orang mengungsi.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Meninggal di Surabaya, Pasien Positif Covid-19 Dimakamkan di TPU Ngemplak Salatiga

Regional
Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Tujuh ASN Positif Covid-19, PN Surabaya Kembali Tutup Pelayanan 2 Pekan

Regional
Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Ditemukan Telungkup di Jurang Gunung Piramid, Jasad Multazam Berhasil Dievakuasi Tim SAR

Regional
Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Kontak dengan Pedagang Pasar Nglames yang Meninggal akibat Covid-19, 131 Orang Jalani Rapid Test

Regional
Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Istri Dirawat di RS karena Keguguran, Pria Ini Cabuli Anak Tirinya

Regional
Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Video Viral Warga Ciumi Jenazah Berstatus Probable Covid-19 di Malang, Ini Penjelasan Polisi

Regional
Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Ratusan Wisatawan Pantai Gunungkidul Tersengat Ubur-ubur

Regional
Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Kulon Progo Catat Kasus Kematian Pertama Akibat Covid-19

Regional
Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Akses Terlalu Ektrem, Petugas TNI di Rokan Hulu Padamkan Karhutla secara Manual

Regional
Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Pulang Berenang, Pria di Ambon Ini Temukan Pacarnya Tewas Tergantung

Regional
Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Tambah 19 Pasien Positif Covid–19 di Cirebon, 11 di Antaranya Tenaga Kesehatan

Regional
Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Multazam, Pelajar SMA yang Terjatuh di Gunung Piramid, Ditemukan Meninggal

Regional
Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Dua Pegawai Positif Covid-19, Kantor Pusat Bank Banten Diminta Tutup Sementara

Regional
Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Satu Jenazah Ditemukan di Luwu Utara, BPBD Sebut Bukan Korban Banjir

Regional
Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Ini Alasan Gubernur Banten Perpanjang PSBB Tangerang Raya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X