Dino Kondo Tewas di Tangan KKB Papua Sebelum Bisa Rayakan Natal Bersama Keluarga

Kompas.com - 08/12/2018, 13:33 WIB
Jenazah dino Kondo tiba di halaman gedung badan pekerja sinode gereja toraja dan diangkat petugas TNI dan Polisi menuju rumah dukadi kelurahan Tampo, kecamatan Tallung Lipu, kabupaten Toraja Utara Sabtu (08/12/2018)KOMPAS.com/AMRAN AMIR Jenazah dino Kondo tiba di halaman gedung badan pekerja sinode gereja toraja dan diangkat petugas TNI dan Polisi menuju rumah dukadi kelurahan Tampo, kecamatan Tallung Lipu, kabupaten Toraja Utara Sabtu (08/12/2018)

TORAJA UTARA, KOMPAS.com - Jenazah salah satu korban penembakan kelompok kriminal bersenjata ( KKB) di Papua, Dino Kondo, tiba di rumah duka di Kelurahan Tampo, Kecamatan Tallung Lipu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Sabtu (8/12/2018) pukul 10.00 Wita.

Isak tangis keluarga pun pecah saat jenazah tiba di rumah duka dan disambut istri dan sanak keluarga.

Baca juga: Bupati Toraja Utara Menangis Sambut Kedatangan 7 Jenazah Korban KKB Nduga Papua

Keluarga korban tak menyangka dengan kepergian korban. Padahal, korban dikenal baik dan di mata keluarga bapak empat anak itu merupakan tulang punggung.

Mertua korban, Paulus Talembang mengatakan, korban bersama anak dan istri berencana akan merayakan Natal dan Tahun baru di Toraja. Namun, nasib berkata lain.

“Saya baru mengetahui kabarnya sejak 3 hari lalu setelah istrinya menelepon saya bahwa suaminya telah tiada. Padahal, 3 minggu yang lalu dia mengabarkan jika akan merayakan Natal dan Tahun Baru di Toraja,” ujar dia.

Baca juga: Bupati TTU Jemput Jenazah Emanuel, Korban Penembakan KKB di Nduga

Paulus mengungkapkan, sejak Dino bekerja di Papua, dia sudah hampir 3 tahun tidak pulang ke Toraja Utara.

“Sudah hampir 3 tahun dia tidak kembali, tapi dia tetap memberi kabar kepada kami. Dia itu sosok pekerja yang tangguh dan penyayang pada keluarga, anaknya sudah 4 orang dan anak terakhirnya baru berumur 5 tahun,” tutur dia.



Terkini Lainnya


Close Ads X