Bupati TTU Jemput Jenazah Emanuel, Korban Penembakan KKB di Nduga - Kompas.com

Bupati TTU Jemput Jenazah Emanuel, Korban Penembakan KKB di Nduga

Kompas.com - 07/12/2018, 22:58 WIB
Bupati TTU Raymundus Fernandez (kiri) bersama kerabat dan para tokoh adat menggelar ritual adat pemotongan ayam di kediamannya, Sabtu (29/7/2017)Kompas. com/Sigiranus Marutho Bere Bupati TTU Raymundus Fernandez (kiri) bersama kerabat dan para tokoh adat menggelar ritual adat pemotongan ayam di kediamannya, Sabtu (29/7/2017)

KEFAMENANU, KOMPAS.com - Bupati Timor Tengah Utara ( TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) Raymundus Sau Fernandes, menjemput jenazah Emanuel Beli Bano Naikteas, korban pembunuhan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB) di Kabupaten Nduga, Papua.

Bupati TTU dua periode itu berangkat dari Kefamenanu menuju Kupang bersama beberapa orang keluarga Emanuel.

Mereka ke Kupang melalui jalur darat. Jarak antara Kefamenanu ke Kota Kupang sejauh 196 kilometer.

"Sekarang bersama keluarganya menuju Kupang untuk jemput jenazah Emanuel,"ucap Raymundus kepada Kompas.com, Jumat (7/12/2018) malam.

Menurut Raymundus, ibu kandung Emanuel dan beberapa orang adiknya sudah berada di Kupang sejak tadi siang dan berencana tidur di mes TNI AU.

"Saya bersama dua orang keluarga menuju Kupang untuk besok pagi kami jemput jenazah di Bandara El Tari Kupang," kata Raymundus.

Baca juga: Kerjakan Jembatan di Nduga Papua, PT Istaka Karya Tak Dikawal Pihak Keamanan

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, berdasarkan informasi sementara, terdapat 20 yang tewas, yaitu 19 pekerja dan satu anggota TNI yang gugur, di Kabupaten Nduga, Papua.

Mereka dibunuh oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak di jalur Trans Papua, Kabupaten Nduga.

Akibat kejadian tersebut, proyek Trans Papua yang dikerjakan sejak akhir 2016 dan ditargetkan selesai 2019 itu dihentikan untuk sementara waktu.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Close Ads X